Published On: Wed, Dec 13th, 2017

Antara Morong dan Futong, Pelindo 1 Sungai Pakning Layani Marine Services

Pelabuhan Sungai Pakning, Bengkalis, Riau

MN, Bengkalis – Setelah menempuh perjalanan darat yang cukup melelahkan dari Pekan Baru ke Dumai lalu menuju pelabuhan Sungai Pakning, Bengkalis. Ditemani cuaca mendung jelang Ashar, Maritimnews tiba di kantor PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo 1) Cabang Sungai Pakning, Bengkalis, Riau.

Terasa suasana sore itu cukup menyejukkan hati, sejenak menghirup secangkir kopi Sungai Pakning nan hangat disisipi sepotong roti. Kami pun berbicara akrab bersama tim Pelindo 1, dari hal ringan sampai candaan mengenai hal sedikit berat.

Bersama sosok Manager Bisnis Pelindo 1 Cabang Sungai Pakning bernama Capt Yennovin, sungguh akrab bagai pertemuan kawan lama. Diskusi tanpa basa-basi dan bersahaja menyambut pertanyaaan dan sapaan Maritimnews.

“Beginilah suasana di Sungai Pakning, memang sepi. Karyawan di kantor menjadi sangat akrab, termasuk hubungan dengan teman-teman di instansi lain seperti Syahbandar,” tutur lelaki lulusan AIP angkatan 36 memulai ceritanya kepada Maritimnews, Selasa sore (12/12).

Capt Yennovin menambahkan, bahwa banyak suka maupun duka bekerja di Pelindo 1 Cabang Sungai Pakning. Namun lelaki berdarah Minang ini enggan berbagi cerita duka. “Saya berbagi cerita suka saja ya,” ujarnya sambi tersenyum ramah.

Pelindo 1 Cabang Sungai Pakning, lanjut Yennovin, merupakan spesialis Marine Services tanpa fasilitas pelabuhan. Jangkauan wilayah kerjanya sejauh 80 mil laut yakni ke arah dermaga Morong (Pertamina) sejauh 42 mil dan ke dermaga Futong sepanjang 38 mil, dengan rata-rata menangani 80 – 100 kapal dalam sebulan.

Pelabuhan Sungai Pakning memiliki lokasi yang sangat strategis karena area labuh (ship to ship) berada dekat dengan pulau Bengkalis, jalur akses menuju Pelabuhan Khusus Pertamina, Pelabuhan Peti Kemas Perawang, serta jalur menuju Riau Andalan Pulp and Paper sebagai penghasil kertas di Futong.

“Pelindo 1 melayani pemanduan dan penundaan kapal di perairan wajib pandu Sungai Pakning Bengkalis, agar seluruh kegiatan pelayaran bisa berjalan aman dan lancar,” imbuh Yennovin menutup pertemuan sore itu, dimana tak terasa sudah mendekati waktu Magrib.

Selanjutnya Maritimnews pun beranjak pamit untuk kembali menuju kota Pekan Baru (memakan waktu perjalanan darat selama 3 jam). Tentu sasaran kami, menikmati Durian Medan yang kemudian diakhiri istirahat semalam di penginapan dekat Sultan Syarif Kasim II International Airport.

(Bayu/MN)

About the Author

- Jurnalis Maritimnews.com

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com