Published On: Sun, Nov 19th, 2017

Aptrindo Semarang Pasang Barcode di TPKS

Truk di TPKS Semarang

MN, Semarang – Demi mempermudah identifikasi DPC Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Tanjung Emas memasang stiker di armada para anggota. Sebanyak 200 armada truk yang beroperasional di Pelabuhan Tanjung Emas ditempeli stiker di area Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS), Kamis (16/11).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keterangan Aptrindo Pusat, kemudahan identifikasi ditunjukkan dengan pemasangan barcode pada stiker. Adapun, jika barcode dipindai akan memuat data, nama perusahaan, nama supir, hingga penanggungjawab armada yang bisa dihubungi.

Ketua DPC Aptrindo Tanjung Emas Semarang, Supriyono mengatakan, upaya yang dilakukan pihaknya tersebut bertujuan untuk mendukung kebijakan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang.

”Setiap armada yang beroperasional di pelabuhan harus terdata secara resmi sehingga lebih aman dan dapat terkontrol. Maka untuk mempermudah identifikasi kami pasang armada dengan stiker yang memuat data secara lengkap dan jelas,” ungkapnya di sela pemasangan stiker armada truk.

Upaya itu, lanjut dia, juga untuk mengantisipasi jika terjadi musibah kecelakaan di luar pelabuhan. Pada tahap awal DPC Aptrindo Tanjung Emas memasang stiker di 200 armada truk. Targetnya pada Februari 2018 mendatang, 800 armada sudah terpasang stiker.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pradigdo mengatakan, dengan adanya pendataan dan pemasangan stiker yang dilakukan Aptrindo ini akan memudahkan pihaknya. Artinya, identitas setiap supir truk kontainer yang keluar atau masuk pelabuhan dapat diketahui.

”Selain itu, juga dapat meningkatkan keselamatan selama berada di kawasan pelabuhan. Disamping, mempercepat proses pemeriksaan saat beroperasi,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk mendukung operasional dari anggota, DPC Aptrindo Tanjung Emas melakukan kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pattimura Semarang. Kerjasama itu terkait pinjaman dan pengelolaan dana operasional, sekaligus penyediaan kartu BRIZZI untuk transaksi nontunai.

”Kami berikan pembiayaan untuk investasi truk dan modal kerja bagi anggota Aptrindo. Pembiayaan untuk investasi dapat diberikan sesuai kebutuhan atau bisa mencapai 65% dari proyek investasi. Sedangkan, modal kerja bisa sampai 75%,” kata Pimpinan Cabang BRI Pattimura Semarang, Joni Sukendro.

 

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Tulis Tanggapan Anda

Komentar menjadi tanggung jawab pembaca. Redaksi Maritimnews berhak melakukan moderasi terhadap komentar yang diberikan sesuai dengan etika jurnalistik.

XHTML:You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha