Published On: Thu, Jun 8th, 2017

Bakamla Amankan Puluhan Ton Minyak Tanah Illegal

Kapal motor yang memuat puluhan ton minyak tanah ilegal yang ditangkap Bakamla dalam operasi patroli rutin di Perairan Halmahera, Maluku Utara, Rabu (7/6/2017).

Kapal motor yang memuat puluhan ton minyak tanah ilegal yang ditangkap Bakamla dalam operasi patroli rutin di Perairan Halmahera, Maluku Utara, Rabu (7/6/2017).

MN,  Tobelo – KP Punai-5009 milik Kepolisian Negara Republik Indonesia yang tengah tergabung dalam tugas patroli rutin Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil mengamankan sebuah kapal motor memuat puluhan ton minyak tanah ilegal dalam operasi patroli rutin di Perairan Halmahera, Maluku Utara, Rabu (7/6/2017).

Berdasarkan pemeriksaan, Kapal bernama KM Samudera Indah dan berbobot 25 GT itu berlayar dari Tobelo menuju Morotai dengan membawa muatan 25 ton minyak tanah.

Saat dilakukan pemeriksaan, didapati kapal berlayar tanpa dilengkapi Surat Persetujuan Berlayar (SPB). Selain itu, surat perizinan pengangkutan tidak sesuai peruntukannya. Kapal dilengkapi dengan surat izin pengangkutan ikan namun faktanya kapal tersebut mengangkut minyak tanah dengan tarif pengangkutan 2 juta per 5 ton.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kapal yang dinakhkodai oleh Saleh dan membawa 4 orang ABK tersebut, diduga melakukan pelanggaran pasal 323 ayat 1 UU RI NO 17 Thn 2008 dan atau pasal 53 huruf B UU RI NO 22 Thn 2001 tentang Migas.

Selanjutnya KP Punai yang dikomandani oleh AKP Choky Margan, S.ST. melaksanakan pengamanan terhadap barang bukti untuk ditindaklanjuti melalui gelar perkara di Ditpolairda Maluku Utara.

(Anugrah/MN)

About the Author

-

Redaktur

Tulis Tanggapan Anda

Komentar menjadi tanggung jawab pembaca. Redaksi Maritimnews berhak melakukan moderasi terhadap komentar yang diberikan sesuai dengan etika jurnalistik.

XHTML:You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha