Published On: Mon, Feb 5th, 2018

Berhasil Ringkus Pengguna Ijazah Kepelautan Palsu, PPI Apresiasi Polda Kepri

Ketua Umum PPI dan Maritim Berkarya, Andriyani Sanusi (Tengah)

MN, Jakarta – Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) merespons positif upaya Polda Kepulauan Riau (Kepri) dalam memberantas peredaran ijazah/sertifikat pelaut palsu. Mengingat peradaran itu sangat marak di Kepri khususnya di Kepulauan Batam.

Beberapa waktu lalu, Polda Kepri berhasil meringkus nakhoda dan kepala kamar mesin (KKM) kapal KM Kawal Bahari I terkait penggunaan ijazah dan sertifikat kepelautan palsu.

Ketua PPI, Andriyani Sanusi di Jakarta mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Polda Kepri khususnya Ditpolair karena berhasil menringkus pelaku tersebut. Pasalnya, akhir-akhir ini praktik pemalsuan ijazah dan sertifikat kepelautan meresahkan para pelaut.

“Terima kasih saya ucapkan kepada kepolisian. Sekali lagi saya mewakili pelaut Indonesia yang berijazah asli mengucapkan terima kasih banyak kepada Polda Kepri,” ujar Andri saat dihubungi redaksi di Jakarta, (5/2).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Maritim Berkarya (Ormas Partai Berkarya) ini salut atas kinerja Polairud Kepri dalam memberangus jaringan sindikat yang sudah lama beroperasi di Batam ini. Ia juga mengungkapkan bahwa pemalsuan sartifikat Pelaut ANT dan ATT banyak terjadi di kalangan pelaut.

Sehingga pelaut yang memiliki ijazah asli turut berdampak bahkan hingga pengupahannya.

“Saya dukung upaya kepolisian dalam memberantas peredaran ijazah dan sertifikat kepelautan aspal dan palsu. Semoga penindakannya tidak terhenti kepada pengguna, tetapi berlanjut hingga ke pengedarnya,” tandasnya.

Andri menegaskan bahwa fenomena itu jika dibiarkan terus menerus akan membahayakan pelaut Indonesia. Terlebih lagi dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

“Sangat ironis, selama ini pelaut menjadi anak tiri di negeri sendiri. Pengupahan pelaut belum ada regulasi khusus yang mengaturnya, sehingga masih banyak pelaut diupah tidak layak, bahkan di bawah upah buruh darat,” pungkasnya.

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Tulis Tanggapan Anda

Komentar menjadi tanggung jawab pembaca. Redaksi Maritimnews berhak melakukan moderasi terhadap komentar yang diberikan sesuai dengan etika jurnalistik.

XHTML:You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha