Published On: Wed, Mar 1st, 2017

Drama Dapunta di RRI, Bangkitkan Semangat Kejayaan Bahari Indonesia

Direktur Utama LPP RRI Mohammad Rohanuddin (kiri) bersama Deputi Bidang Koordinasi SDM, IPTEK dan Budaya Maritim, Safri Burhanuddin

MNOL, Jakarta – Untuk membangkitkan kejayaan bahari Nusantara bagi pemuda, Kemenko Maritim bersama LPP RRI membuat program siaran teater radio drama Dapunta. Hal itu hasil dari penandatangan kerjasama antara kedua belah pihak di Kantor RRI beberapa waktu lalu.

Direktur Utama LPP RRI Mohammad Rohanuddin menyatakan drama ini bertujuan agar anak-anak muda saat ini mengetahui sejarah bahari bangsanya. Diambil nama Dapunta juga agar mudah diingat.

“Kita mengkreasi drama Dapunta ini untuk membangkitkan gairah anak muda akan peradaban bahari bangsanya,” ujar Rohan.

Selain itu, drama ini juga memiliki pesan perjuangan dan persatuan sebagai sebuah bangsa. Nilai itu pun tersemat dalam makna Deklarasi Djuanda yang menyatakan laut sebagai pemersatu bukan pemisah.

LPP RRI bersama Kemenko Maritim bertekad ingin memberikan semangat ini kepada generasi muda supaya lebih mengenal kebersamaan, persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Bhineka Tunggal Ika di tengah pluralisme dan keberagaman di tanah air kita merupakan suatu keniscayaan, begitu juga dengan Indonesia sebagai bangsa bahari,” tambahnya..

“Anak muda sekarang harus memahami arti perjuangan bangsa ini untuk mencapai kejayaan, khususnya dalam bidang maritim atau bahari,” tambahnya lagi.

Kemenko Maritim yang diwakili Deputi Bidang Koordinasi SDM, IPTEK dan Budaya Maritim, Safri Burhanuddin menuturkan “Dapunta” merupakan salah satu upaya Kemenko Maritim untuk menanamkan kembali budaya maritim kepada generasi muda.

“Dari namanya (Dapunta) gampang diingat dan berkesan. Nama Dapunta berasal dari raja pertama Sriwijaya sehingga dapat cepat tersosialisasikan,” ujar Safri seusai acara peluncuran teater radio Dapunta.

“Jadi kami ingin mengangkat kembali Indonesia sebagai bangsa maritim yang besar. Masyarakat melihat dan mencintai laut sehingga mereka akan menjaga laut. Laut kita sekarang menjadi lebih berkelanjutan dan sehat,” tandas pria asal Makassar tersebut.

Sambungnya, drama seri ini akan ditayangkan setiap minggu selama 40 minggu dengan durasi 10 menit setiap episode melalui jaringan RRI Pro 2 FM serentak di seluruh Indonesia.

Dapunta sendiri merupakan sebuah teater radio yang digadang-gadang akan kembali menggairahkan masa keemasan sandiwara radio. Penokohan Dapunta terinspirasi dari Dapunta Hyang, pendiri kerajaan Sriwijaya yang pernah mengatakan ‘Siapa yang menguasai lautan, akan menguasai jagat’.

Slogan itu jauh sebelum AT Mahan menyatakannya di abad 19. Sriwijaya di abad ke-7 sudah memiliki filosofi itu yang akhirnya menjadikannya sebagai negara maritim yang besar dan tersohor hingga Tiongkok, India dan Persia.

Perannya baru tergantikan setelah munculnya Majapahit di Jawa Timur, yang kemudian juga menjadi negara maritim yang besar di Nusantara.

Safri juga menyatakan bahwa drama ini merupakan bagian dari kampanye Gerakan Indonesia Bersih. Di mana pihaknya saat ini sedang menyatakan perang melawan sampah di laut yang akan membahayakan ekosistem laut.

“Intinya drama ini bertujuan untuk penguatan budaya maritim dan cinta laut,” pungkasnya. (Adit/MN)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Tulis Tanggapan Anda

Komentar menjadi tanggung jawab pembaca. Redaksi Maritimnews berhak melakukan moderasi terhadap komentar yang diberikan sesuai dengan etika jurnalistik.

XHTML:You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com