Published On: Tue, Apr 10th, 2018

Forwami bersama IPC Gelar Diskusi Penurunan Biaya Logistik Pelabuhan

CFS Center Pelabuhan Tanjung Priok

MN, Jakarta – Dalam rangka menurunkan biaya logistik pelabuhan, Forum Wartawan Maritim Indonesia (Fowami) didukung PT Pelabuhan Indonesia II/IPC akan menggelar diskusi peran Container Freight Station pada Rabu tanggal 11 April 2018, di Hotel Lake Sunter Jakarta Utara.

Forwami mengapresiasi IPC yang telah melakukan upaya menekan biaya logistik. Salah satunya dalam bentuk pengoperasian Container Freight Station (CFS) Center di Pelabuhan Tanjung Priok.

CFS merupakan fasilitas penyimpanan kontainer impor berstatus less than container load (LCL) yang masih dalam pengawasan kepabeanan. Keberadaan CFS dimaksudkan memperlancar arus barang dan pengurusan dokumen pelabuhan. Dimana biaya impor bisa dipangkas hingga 10%.

Menurut Kahumas IPC, Sofyan Gumelar, IPC berharap pebisnis logistik di pelabuhan Tanjung Priok mengapresiasi pelayanan yang semakin cepat dan efisien pada fasilitas pusat konsolidasi kargo atau CFS Center di pelabuhan tersebut.

“Saya berharap diskusi yang akan digelar Forwami akan mampu mewujudkan kebersamaan, tentunya untuk menekan biaya logistik nasional khususnya di pelabuhan Tanjung Priok,” ujarnya kepada Maritimnews, Selasa (10/4).

Sementara itu Ketua Umum Forwami, Damas Jati, mengatakan bahwa menjadi keniscayaan di tengah semakin kompetitifnya biaya logistik internasional. Di bandingkan negara-negara di Asia seperti Jepang, Korea, maupun China, ongkos logistik di Indonesia masih tergolong tinggi.

Kini pemerintahan Presiden Joko Widodo terus berupaya menurunkan biaya logistik. Pembangunan infrastruktur besar-besaran dilakukan pemerintah untuk mendorong penurunan biaya logistik tersebut.

Pemerintah membangun sejumlah Pusat Logistik Berikat (PLB) terutama di Kawasan Timur Indonesia. Selain itu, menerbitkan sejumlah regulasi guna mendorong penurunan biaya logistik nasional.

“Kami pun berharap kegiatan diskusi ini bisa memberikan pemahaman yang lebih utuh tentang peran CFS Center sehingga terwujud kerja sama yang sinergis di antara semua pihak dalam menurunkan biaya logistik khususnya di pelabuhan,” pungkasnya.

Selain itu, kegiatan diskusi dimaksudkan untuk memperoleh gambaran jelas tentang CFS Center yang merupakan bagian penting perwujudkan visi pembangunan digital port IPC.

Rencananya diskusi dibuka oleh Direktur Pembinaan Anak Perusahaan IPC, Riri S Jetta serta menghadirkan narasumber antara lain Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Arief Toha Tjahjagama, Kepala KPU Bea Cukai Tanjung Priok, Dwi Teguh, dan General Manager Pelabuhan Tanjung Priok, Mulyadi.

Dari kalangan asosiasi pengguna jasa, Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto, Ketua Umum ALFI, Yuki Hanafi, dan Ketua Umum Ikatan Eksportir Importir Indonesia, Amalia.

(Bayu/MN)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com