Published On: Wed, Aug 30th, 2017

INAMPA gelar The 1st Asia Pacific Maritime Pilots Forum di Bali

Peserta The 1st Asia Pacific Maritime Pilots Forum di Bali

MN, Denpasar – President International Maritime Pilots Association (IMPA) Capt Simon Pelletier hadir sekaligus membuka pertemuan The 1st Asia Pacific Maritime Pilots Forum bertempat di Dynasty Hotel & Resort Bali. Indonesia pada 28 – 30 Agustus 2017, didampingi President Indonesian Maritime Pilots’ Association (INAMPA) Pasoroan Herman Harianja.

Pertemuan diikuti lebih dari 200 orang peserta dari negara Asia Pacific antara lain, Korea, Jepang, China, Australia, New Zealand, Philippina, Malaysia, dan Singapore.

Forum membahas berbagai isu mengenai profesi maritime pilots, maritime safety, maritime colaboration, maritime human capital. Hal itu menjadi sangat penting bagi indonesia, dimana Pemerintah Indonesia sedang fokus pada pembangunan maritime sebagai salah satu sektor strategis dan prioritas membangun kembali kejayaan Indonesia.

Capt Simon dalam pidato pembukaannya mengatakan pemeran maritime pilot di seluruh dunia menjadi sangat penting dan memiliki nilai tinggi dalam hal keselamatan maritim untuk mendukung perdagangan dunia dan kerjasama antar negara, kawasan regional dan internasional yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara maupun kawasan.

Sedangkan Capt Herman Harianja selaku President INAMPA mengatakan, pelaksanaan The 1st Asia Pacific Maritime Pilots Forum merupakan suatu bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia melalui Indonesian Maritime Pilots Association (INAMPA) yang dipercaya sebagai tuan rumah untuk kegiatan tersebut. pertemuan merupakan inisiasi dari beberapa negara Asia Pacific ketika mengikuti The 23rd International Maritime Pilots Association Congress” tahun 2016 lalu.

Herman mengatakan untuk menghadapi tantangan global yang semakin sengit dan peka terutama dalam kaitan teknologi informasi, teknologi maritim, ukuran kapal yang semakin besar, mengharuskan maritime pilot tidak hanya fokus kepada keterampilan tehnis namun juga keterampilan non tehnis lainnya yang disebut soft skill.

“Kondisi VUCA, yaitu Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity saat ini mengharuskan kita meningkatkan kapasitas dalam bentuk knowledge, experience, expertice, dan awarness serta menerapkan proses learning organization atau individu agar tetap bisa beradaptasi menghadapi tantangan tersebut terutama dalam kompetensi soft skill atau yang sering disebut dengan hubungan antar manusia,” jelasnya.

Menurut Herman, berdasarkan Report World Economic Forum ada 10 top skill pekerjaan menghadapi tahun 2020 mendatang diperlukan kemampuan menyelesaikan problem, berpikir kritis, kreatifitas, berkordinasi dengan orang lain, fokus kepada pelayanan, dan fleksibilitas dalam menghadapi dan menyelesaikan setiap penyelesaian.

Acara The 1st Asia Pacific Maritime Pilots Forum berlangsung selama 3 hari diisi dengan sharing session dari para ahli maritim dari berbagai negara seperti Australia, Korea, Kanada, termasuk dari Indonesia; Perhubungan Laut, Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, Pelindo IV dan Pertamina serta tekhnologi informasi dari PT Innoves One Indonesia.

(Bayu/MN)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com