Published On: Wed, Nov 22nd, 2017

Kemenhub Launching Kapal Ternak KM Camara Nusantara 2 di Galangan ASI Madura

KM Camara Nusantara 2

MN, Bangkalan – Dalam rangka memenuhi kebutuhan serta menurunkan harga daging sapi di seluruh wilayah Indonesia, moda angkutan laut menjadi sangat dibutuhkan dan berperan sangat strategis. Menggunakan kapal khusus ternak, selain kapasitas angkut lebih besar, tingkat kenyamanan terhadap hewan sapi pun terpenuhi.

Untuk itu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melaunching Kapal Khusus Pengangkut Ternak (Paket A) kapasitas angkut ternak sebanyak 500 ekor sapi Bali di Galangan PT Adiluhung Saranasegara Indonesia (ASI) Bangkalan Madura, Selasa (21/11).

Acara launching peluncuran kapal khusus ternak dengan panjang (LOA) 69,78 meter tersebut diberi nama KM Camara Nusantara 2 yang diresmikan Dirjen Perhubungan Laut Agus H Purnomo diwakili oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dwi Budi Sutrisno.

“Pembangunan KM Camara Nusantara 2 telah mencapai 90 persen dan merupakan kapal kedua yang dibangun Pemerintah bersama galangan ASI, guna menjawab tantangan pendistribusian hewan ternak di Indonesia, khususnya sapi,” kata Dirlala Ditjen Perhubungan Laut.

Menurutnya, Pemerintah Republik Indonesia berkomitmen untuk menciptakan transportasi ternak yang berprinsip pada kesejahteraan hewan sehingga penyusutan bobot hingga tingkat stres atau kematian ternak dalam pendistribusian dapat diminimalisir.

“Jika distribusi ternak bagus dan hemat, akan mampu menekan angka impor sekaligus menekan harga daging sapi di pasaran,” terang Dwi.

Seperti diketahui, bahwa pengangkutan sapi dari berbagai daerah ke Jakarta dan sekitarnya masih mengandalkan transportasi darat dengan armada truk (jumlah terbatas). Namun distribusi ternak semakin hari justru semakin bermasalah, yang akhirnya menyebabkan harga sapi di pasaran menjadi lebih mahal.

“Kemenhub terus berupaya meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana transportasi laut bagi hewan ternak. Salah satu bentuk nyata dari upaya Pemerintah melalui pengadaan kapal Khusus Pengangkut Ternak, dimana pada tahun anggaran 2015-2017 sedang membangun 5 (lima) unit kapal khusus pengangkut ternak,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

About the Author

-

Jurnalis Maritimnews.com

Tulis Tanggapan Anda

Komentar menjadi tanggung jawab pembaca. Redaksi Maritimnews berhak melakukan moderasi terhadap komentar yang diberikan sesuai dengan etika jurnalistik.

XHTML:You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha