Published On: Wed, Sep 7th, 2016

KKP Dorong Peningkatan Produksi Garam dan Budidaya Ikan di Jepara

Kunjungan Menteri Susi di Jepara

Kunjungan Menteri Susi di Jepara

MNOL, Jepara – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara optimal mendorong kesejahteraan petambak garam. Hal itu disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin (5/9).

Di sela meninjau lokasi panen garam di Desa Tanggul Tlare, Susi mengatakan hasil panen petambak garam geoisolator. sudah bagus dan menaruh harapan besar kepada hasil panen petambak garam. Susi pun optimis bahwa harga garam hasil panen di daerah tersebut dapat dijual dengan harga wajar.

Dalam kesempatan itu juga, Susi menginginkan PT Garam untuk membeli hasil panen petani garam di Tanggul Tlare tersebut. “Untuk garam, saya juga kirim surat untuk minta revitalisasi tambak garam. Saya juga meminta kepada PT Garam untuk membeli hasil panen dari sini. Kira-kira 600 rupiah (/kg) bisa kan Pak?”, ujar Susi dalam sambutannya saat temu wicara dengan masyarakat Desa Kedung Malang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Senin (5/9).

Guna mengoptimalkan produksi garam, Susi juga meminta agar dua KUD Garam di wilayah tersebut, yakni KUD Mina Barokah dan KUD Dwi Karya Mina diberikan 2 unit eskavator. “Pak Dirjen, nanti tolong kasih eskavator 2 ya. Tapi saya mau lihat 2 tahun lagi eskavatornya masih bagus nggak. Kanal-kanal juga harus sudah bagus, jadi dikelola dengan betul,” tandasnya.

Selain itu, Susi juga meminta kepada masyarakat untuk dibuat tandon agar kualitas air yang dialirkan ke tambak-tambak petambak garam bagus, maka harus dibuat bak penampungan air. “Tugas pemkab untuk membuat tandon air. Supaya air yang dialirkan ke tambak bersih,” lanjutnya.

Selain kesejahteraan petambak garam, Susi juga meminta kepada Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) untuk melakukan revitalisasi kanal-kanal sungai yang terhubung langsung ke laut. Susi menilai, setelah airnya bersih, kanal tersebut dapat difungsikan untuk penanaman bibit-bibit ikan.

“Nanti supaya bersih Pak. Kalau sudah bersih, nanti di dalamnya, ikan yang bisa masuk lebih banyak. Mungkin nanti DJPB revitalisasi saja ikan bandeng di muara. Jadi jangan pakai tambak, biar sekalian,” imbuh Susi

Sementara untuk benihnya, Susi berencana akan menebar benih Bandeng dan Udang Putih. “Disebar saja di perairan umum. Supaya masyarakat yang pake anco (jaring angkat) bisa nangkep smua, tapi jangan pake portas ya,” tegas Susi.

Susi pun menghimbau kepada masyarakat, jika kanal-kanal sudah direvitalisasi, maka tidak boleh ada yang melakukan setrum ikan. “Janji ya jangan nyetrum. Kalau yang nyetrum gimana? Ditenggelemin ya,” seloroh Susi sambil diiringi tawa dari masyarakat Desa Kedung Malang.

Dalam kesempatan yang sama, Susi juga menyoroti abrasi yang kerap terjadi di Jepara dan menginginkan agar perbankan dapat menyumbang 1 juta pohon.

“Tolong nanti Pak Dirjen koordinasi, meminta BRI, BNI dan Pertamina untuk menyumbang 1 juta pohon. Nanti masyarakat yang tanam ya. Janji lho. Nanti bakaunya tanam, jangan pada bubar semua yang dating,” tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Bupati Jepara Subroto, Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin, Komandan Kodim Letkol Inf Ahmad Basuki, dan Ketua DPRD Kabupaten Jepara Dian Kristiandi. (Tan)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Tulis Tanggapan Anda

Komentar menjadi tanggung jawab pembaca. Redaksi Maritimnews berhak melakukan moderasi terhadap komentar yang diberikan sesuai dengan etika jurnalistik.

XHTML:You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha