Published On: Thu, Sep 7th, 2017

Lulusan STP Jakarta Diminta Manfaatkan Peluang Pertumbuhan Sektor Perikanan

Taruna/i STP Jakarta yang diwisuda oleh KKP

MN, Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rifky Hardijanto pada pelantikan 462 wisudawan Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta pada Rabu (6/9) menekankan pesan Menteri Susi kepada para lulusan, agar wisudawan mempertahankan karakter mulai dari bertakwa dan integritas kejujuran kemudian senantiasa berinovasi kreatif, untuk menapak kehidupan di masa datang. Lulusan terdiri dari 9 orang Magister Sains Terapan, dan 453 lulusan Sarjana Terapan Perikanan.

“Integritas ini penting, karena bahaya kalau pintar tapi tidak berintergritas. Yang kedua saya melihat oportunity bagi para alumni STP yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan. Sektor perikanan tumbuh 8% pertahun hampir dua kali lipat diatas pertumbuhan nasional, oleh karenanya sektor perikanan akan menjadi tumpuan bagi perekonomian bangsa,” kata Rifky.

“Target kita di tahun 2045 sektor kelautan dan perikanan akan menyumbangkan 25% PDB, ini angka yang sangat besar sekaligus merupakan tantangan bagi kita semua untuk bisa memanfaatkan ekonomi secara bertanggungjawab atas sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia. Tadi Ibu Menteri berpesan sedapat mungkin adik-adik STP ini bekerja di dalam negeri karena sektor perikanan di dalam negeri tumbuh pesat, baik sektor tangkap, budidaya maupun pengolahan,” tambahnya.

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), M. Zulficar Mochtar yang juga melantik para lulusan juga menyampaikan bahwa budaya inovasi yang telah ditumbuhkan selama pendidikan hendaknya tidak berhenti. Para wisudawan harus terus berkreasi menumbuhkan jiwa entrepreneurship  agar berbagai oportunity yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik.

Lulusan harus mengenal area-area opportunity yang ada saat ini, temukan inovasi di masing-masing peluang, ini penting dalam perjalanan untuk menjadi mandiri. Peluang ada banyak, dan luas, tapi perlu ditemukan. Lulusan sudah memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, ditambah dengan sikap positif, ini akan tumbuh menjadi peluang usaha bila didorong dengan semangat inovasi.

“Kami mengapresiasi para lulusan tahun ini yang mengintegrasikan metode riset penelitian ilmiah pada praktik akhir mereka. Hal ini baik, karena budaya riset akan mendorong lulusan menjadi inovatif, selalu ingin menemukan cara-cara baru dalam usaha ekonomi perikanan yang lebih produktif, tetap menjaga lingkungan, bila dibandingkan dengan cara-cara konvensional yang mereka dapatkan saat Pendidikan,” ungkap Zulficar.

Seluruh hasil praktik kerja akhir, sejumlah 434 judul, ditampilkan dalam bentuk poster yang  mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Pajangan Poster Karya Ilmiah Terbanyak dari Wisudawan Sekolah Tinggi Perikanan, dan disampaikan kepada Ketua STP, Moch. Heri Edy dalam rangkaian wisuda hari ini.

“Tercapainya rekor MURI terkait jumlah poster ilmiah yang ditampilkan menggambarkan kapasitas wisudawan kita yang telah memanfaatkan riset dengan optimal untuk membangun karakter entrepreneurship,” pungkasnya.

Semangat Entrepreneurship

Sebanyak 37% lulusan STP Jakarta merupakan anak dari pelaku utama kelautan dan perikanan (nelayan, pembudidaya ikan) dan satu taruna berasal dari negara tetangga Timor Leste.

“Visi misi pemerintah Indonesia yang ingin laut sebagai masa depan bangsa, menjadi poros maritim yang dikenal dunia merupakan pekerjaan sekaligus opportunity besar yang menunggu kita untuk sama-sama membangun kelautan dan perikanan Indonesia, mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia dan menjadikan Indonesia pemain perikanan dan kelauatan yang diperhitungan oleh masyarakat dunia,“ pesan Susi yang disampaikan oleh Rifky.

“Membangun laut adalah membangun manusianya, mempertahankan kedaulatan dan keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan akan tercapai jika didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten konsisten dan penuh dedikasi,” tambahnya.

Susi juga berpesan bahwa KKP memberi perhatian dan memiliki komitmen tinggi untuk membentuk SDM yang kompeten sesuai dengan kebutuhan di sektor kelautan dan perikanan, karena kebutuhan pasar tenaga kerja nasional dan global semakin kompetitif.

Karakteristik kerja sektor kelautan dan perikanan sangat khas sehingga membutuhkan SDM yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan saja tetapi juga memiliki sikap kerja dan karakter yang bisa mengadaptasi karakter dengan kebutuhan perkembangan pasar dan dunia kerja.

Diharapkan masyarakat kelautan dan perikanan tumbuh dengan generasi terdidik dan kompeten sehingga dapat melaksanakan kebijakan pemerintah untuk membangun sektor kelautan dan perikanan.

“Dengan ini saya pribadi ingin menghimbau untuk lebih memusatkan bekerja di dalam negeri, membantu pembangunan industri perikanan dalam negeri sumbangkan pendidikan yang telah anda dapat dan dedikasikan kepada pemerintah yang sedang giat membangun dunia kelautan dan perikanan Indonesia. Tinggalah dan majukan negeri, membangun bersama Indonesia menuju poros maritim dunia,” pesan Susi lagi yang ditayangkan pada saat wisuda.
(Adit/MN)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Tulis Tanggapan Anda

Komentar menjadi tanggung jawab pembaca. Redaksi Maritimnews berhak melakukan moderasi terhadap komentar yang diberikan sesuai dengan etika jurnalistik.

XHTML:You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com