Published On: Mon, Feb 5th, 2018

Membangun UMKM dari Potensi Kekayaan Alam di Sulsel

Foto Bersama – Ketua Umum Ketua Umum Assosiasi IUMKM Indonesia Akumandiri, Hermawati Setyorinny (tengah) berama Korda Sulsel

MN, Makassar – Ketua Umum Assosiasi IUMKM Indonesia Akumandiri, Hermawati Setyorinny beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk melakukan sosialisasi keorganisasian sekaligus silaturahmi dengan para pengurus Korda Sulsel.

Dalam pertemuan itu, dibahas permasalahan daerah Sulsel yang menyangkut administrasi dan keanggotaan serta sosialisasi pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke bank-bank yang telah ditunjuk pemerintah.

“Kadang-kadang Bank Penyalur KUR masih ada yang dimintakan agunan, padahal dalam pengajuan KUR itu tidak ada syarat agunan untuk dibawah Rp25 juta. Nah, jadi inilah kegunaan ikut asosiasi,” ujar Hermawati Setyorinny.

Wanita yang akrab disapa Rinny itu selanjutnya mengimbau agar 1 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sulsel bisa memiliki 1000 anggota. Sehingga Sulsel yang meemiliki 24 Kabupaten/kota yang membentang dari pesisir selatan hingga perbatasan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat bisa memiliki 24.000 anggota.

“Cukup hanya membayar Rp100 ribu rupiah untuk masing-masing anggota itu tidak berat. Rp50 ribu-nya itu nanti akan dipakai sebagai simpanan wajib dan pokok untuk Koperasi Akumandiri,” terang Rinny.

Melihat Provinsi Sulsel yang kaya akan potensi sumber daya alam dan kerajinannya, memungkinkan kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sulsel dapat maju dan menjadi penggerak perekonomian kerakyatan.

Mulai dari Makassar, sebagai Ibukota Provinsi Sulsel, gerakan ekonomi kerakyatan yang dipelopori oleh Assosiasi IUMKM Indonesia Akumandiri bisa menjalar ke daerah-daerah lainnya.

Tak hanya itu, Rinny menyampaikan bahwa asosiasi ini juga turut mengenalkan produk UMKM ke pusat bahkan hingga ke luar negeri dan memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM.

“Saya melihat di pesisir saja potensinya sangat besar, tetapi masyarakat kita terus memunggungi laut atau menjadikan laut dan sungai di belakang rumahnya sehingga terkesan hanya sebagai tempat buangan,” tutur wanita asal Semarang tersebut.

Memang produk-produk hasil laut saat ini juga mendominasi para UMKM binaan Assosiasi IUMKM Indonesia Akumandiri di Sulsel. Mulai produk rumput laut, cumi, ikan dan sebagainya.

Namun tidak menutup kemungkinan produk UMKM lainnya juga akan mendominasi kegiatan usaha masyarakat Sulsel dengan ciri khas adat serta budayanya masing-masing.

Sementara itu, Ketua Korda Sulsel, Bachtiar Baso, menyambut arahan Ketum Assosiasi IUMKM Indonesia Akumandiri itu dengan penuh antusias. Menurutnya, arahan itu selain sebagai masukan juga sebagai tantangan untuk dilaksanakan.

“Memang saat ini konsentrasi Pemda Sulsel untuk meningkatkan UMKM masih di sekita sumber daya alam seperti hasil laut dan bumi. Itu yang akan terus kita genjot bersama Assosiasi Akumandiri ini agar hasil kekayaan alam yang melimpah itu dirasakan oleh kita sendiri,” terang Bachtiar.

Ke depan ia akan menyiapkan Korda di masing-masing Kabupaten/Kota di Sulsel. Kendati hal itu dirasakannya sulit, namun ia beserta pengurus lainnya akan bekerja keras.

“Bersama Akumandiri ini, misi besar kita untuk membangun ekonomi kerakyatan di Sulsel harus segera kita laksanakan,” pungkasnya.

 

(Anug/MN)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha

alterntif text
alterntif text
Connect with us on social networks
Recommend on Google
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com