Published On: Fri, Apr 13th, 2018

Menhub: Pelayaran Rakyat Secara Emosional Sangat Membanggakan, Namun Harus Tetap Dibantu!

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (dua daari kanan) saat berbicara dalam Seminar Nasional Fraksi Partai Golkar dan Ikatan Nahkoda Niaga Indonesia di Komplek MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta (12/4).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (dua daari kanan) saat berbicara dalam Seminar Nasional Fraksi Partai Golkar dan Ikatan Nahkoda Niaga Indonesia di Komplek MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta (12/4).

MN, Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan kebanggaannya terhadap aktivitas pelayaran rakyat yang dimiliki oleh Indonesia. Ditemui seusai menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Fraksi Partai Golkar dan Ikatan Nahkoda Niaga Indonesia di Komplek MPR/DPR RI, Jakarta (12/4), ia mengungkapkan rasa bangganya terhadap aktivitas pelayaran yang khas Indonesia ini namun tetap harus diberikan bantuan.

“Pelayaran rakyat secara emosional sangat membanggakan, namun tetap harus kita bantu. Skala ekonomisnya yang harus kita bantu. Seperti pada tahun lalu, kami berikan bantuan sebanyak 24 unit kapal pelra dan tahun ini kami berencana akan memberikan seratus unit kapal pelayaran rakyat. Ke seratus kapal pelayaran rakyat tersebut, akan dibagikan secara gratis alias cuma-cuma, namun tetap melihat memilih pihak-pihak yang kompeten untuk memilikinya,” ungkapnya.

Selain memberikan bantuan kapal secara cuma-cuma, Kemenhub juga mengupayakan memberikan pendidikan gratis bagi para pelaut. Hal ini dilakukan agar para pelaut pelayaran rakyat tersebut memiliki kompetensi yang lebih baik, lebih mengerti tentang aspek keselamatan pelayaran, bisa berlayar lebih jauh lagi, serta lebih memahami dengan baik keilmuan dan bidang pekerjaannya ini.

“Kami akan berupaya memberikan pendidikan gratis bagi para pelaut pelayaran rakyat yang tahun ini rencananya kami anggarkan untuk 100.000 orang. Sudah berjalan satu kali di Surabaya pada minggu lalu dan untuk minggu depan akan ada di Maluku dan Makassar,” jelasnya.

Ia pun menambahkan bahwa kegiatan pendidikan bagi para pelaut ini bertujuan agar kompentensi pelaut pelayaran rakyat menjadi lebih baik.

“Upaya ini kami lakukan agar para pelaut memiliki kompetensi yang lebih baik lagi, bisa berlayar labih jauh, lebih memahami tentang aspek keselamatan, serta lebih mengerti tentang keilmuannya,” tambahnya.

Labih jauh, Menhub memaparkan tentang aspek keselamatan dari aktivitas pelayaran rakyat ini, di mana kebanyakan dari kapal-kapal tersebut belum diklasifikasi serta diikutkan dalam program asuransi.

“Kebanyakan kapal pelayaran rakyat belum diklasifikasi dan juga diasuransikan, sehingga untuk menjamin keselamatan kami mencoba dari memberikan vokasi terlebih dahulu kepada para pelaut tersebut,” tukasnya.

Menhub Budi pun berharap dengan pemeberian program pendidikan ini, para pelaut di pelayaran rakyat nantinya akan lebih memerhatikan aspek keselamatan serta melahirkan sumber daya manusia yang lebih maju ke depannya.

“Tataran-tataran dalam permasalahan ini akan dipikirkan lebih maju. Terkait aspek keselamatan, asuransi tidak akan digunakan apabila kompetensi dan pengetahuan orang-orang di pelayaran rakyat sendiri belum maju. Dengan para pelaut pelra dimasukan ke dalam program vokasi ini diharapkan nantinya akan menjadi insan-insan yang akan memberikan suatu nilai yang baru,” tegasnya.

About the Author

- Redaktur

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com