Published On: Mon, Sep 18th, 2017

Pemerintah Siapkan Celukan Bawang untuk sambut Kapal Pesiar Mewah Genting Dream

Rapat Koordinasi dengan Pelindo III soal pembanguan Pelabuhan Celukan Bawang. (Foto: Marsetio)

MN, Bali – Dalam rangka memperingati Hari Nusantara yang jatuh pada 13 Desember 2017 nanti, pembenahan beberapa dermaga wisata menjadi prioritas pemerintah. Meskipun peringatan Sail Indonesia dipusatkan di Sabang, Aceh tidak menutup kemungkinan daerah lainnya juga menjadi tujuan wisatawan mancanegara.

Hal itu yang dilakukan oleh pemerintah dan Pelindo III soal rencana kedatangan kapal pesiar mewah Genting Dream pada 13 Desember mendatang. Dalam sebuah Rapat Koordinasi yang digelar di Kantor Pelindo III, (15/9), persiapan Pelabuhan Celukan Bawang menjadi pokok bahasan utamanya.

Perwakilan Kementerian Pariwisata, Laksamana TNI (Purn) Dr Marsetio dalam rapat itu menyatakan pembenahan Pelabuhan Celukan Bawang di Bali Utara menjadi alternatif mengingat Pelabuhan Benoa belum dapat dilalui cruise besar.

“Kita pastikan Pelabuhan Celukan Bawang yang memiliki kedalaman 20 meter ini menjadi tempat singgahnya kapala cruise Genting Dream yang mengangkut 3.600 wisatawan mancanegara,” ujar Marsetio seperti disampaikan melalui pesan singkatnya kepada redaksi Maritimnews, (18/9).

Kapal pesiar milik Dream Cruises yang memiliki panjang 335 meter ini menyambut wisatawan untuk menikmati liburan termewah di laut dengan fasilitas yang megah dan mewah. Pihak operator juga menawarkan pilihan paket pelayaran pulang pergi menarik dari Singapura dan daerah lainnya.

Termasuk di antaranya paket pelayaran 2 hari di akhir pekan atau paket liburan 5 hari dari Selat Malaka ke Kuala Lumpur, Penang dan Phuket. Serta tak ketinggalan paket pesiar 5 hari dari Laut Jawa ke Surabaya dan kemudian dilanjutkan menuju Bali Utara.

Kapal Pesiar Genting Dream

Maka dari itu, pihak pemerintah ingin segera merealisasikan persiapan yang matang guna menyambut cruise tersebut. Mereka juga tidak ingin hanyut kepada permasalahan Pelabuhan Benoa yang berlarut-larut.

Investasi di pariwisata jauh lebih penting untuk meningkatkan perekonomian nasional. Pelabuhan Celukan Bawang yang memiliki kedalaman alami ini tidak perlu dilakukan pengerukan.

Sementara itu, lahan yang luas di sana juga luas bisa menampung ratusan kendaraan yang akan membawa wisatawan menuju lokasi-lokasi wisata.

Destinasi wisata di Bali Utara seperti Pantai Lovina, Danau Beratan, Kebun Raya Bedugul, Taman Nasional Bali Barat, Pulau Menjangan akan menjadi destinasi menarik di sekitar Celukan Bawang.

“Hal tersebut dapat kita optimalkan juga selain kemungkinan membuka pengembangan destinasi-destinasi baru di kawasan tersebut,” pungkasnya.

Misalnya seperti Batur Unesco Global Geopark (Kintamani) dan Singaraja yang juga menjadi sentra perkebunan anggur. Di sana terdapat kilang anggur (winery) yang telah mendapat penghargaan internasional karena kwalitasnya.

Diharapkan upaya-upaya tersebut semakin mendorong kemajuan pariwisata di Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Rapat koordinasi itu dihadiri oleh General Manager Pelindo III Celukan Bawang Made Rusly Sunia Jaya dan beberapa stakeholder lainnya. Sejuah ini sudah ada kapal-kapal cruise yang berlabuh di Celukan Bawang seperti Silver Whisper dan Seabourne Encore yang berpenumpang sekira 2.000-3.000 pax.

 

 

 

About the Author

- Redaktur Maritimnews.com Penulis Kajian Kemaritiman Indonesia

Tulis Tanggapan Anda

Komentar menjadi tanggung jawab pembaca. Redaksi Maritimnews berhak melakukan moderasi terhadap komentar yang diberikan sesuai dengan etika jurnalistik.

XHTML:You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha