Published On: Wed, Jan 31st, 2018

Permendag 82/2017 menjadi Energi Positif bagi Pelayaran Nasional

Johnson W Sutjipto

MN, Jakarta – Salah satu bunyi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 82 Tahun 2017 tentang Ketentuan Penggunaan Angkutan Laut dan Asuransi Nasional untuk Ekspor dan Impor Barang Tertentu, adalah mewajibkan penggunaan kapal yang dikuasai oleh pelayaran nasional.

Aturan tersebut memberikan semacam tambahan energi positif untuk pelayaran nasional, karenanya diprediksi pada tahun 2018 akan menjadi tahun yang lebih baik bagi industri pelayaran nasional. Hal itu dikatakan profesional bidang pelayaran Indonesia, Johnson W Sutjipto MSc CEng CMarEng FIMarEST.

“Permendag 82/2017 sebagai pendorong industri pelayaran nasional yang berlaku pada bulan April 2018, mewajibkan menggunakan kapal dikuasai pelayaran nasional. Jelas akan memberikan semacam energi positif bagi pelayaran nasional,” terang Johnson kepada Maritimnews, Rabu (31/1).

Johnson W Sutjipto menilai Permendag 82/2017 sangat signifikan mendorong gairah pelayaran nasional karena adanya keharusan penggunaan angkutan laut yang dikuasai pelayaran nasional pada kegiatan angkutan ekspor dan impor atas komoditas tertentu.

Sang pakar pelayaran nasional menambahkan, bahwa seiring pelaksanaan Permendag 82/2017, sepatutnya butuh revisi dan modifikasi bidang Pajak agar implementasi peraturan berjalan lancar dan berhasil dilaksanakan dengan baik.
“Saya optimistis, setelah Juknis dari Permendag 82/2017 keluar, maka aturan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

About the Author

- Jurnalis Maritimnews.com

Tulis Tanggapan Anda

Komentar menjadi tanggung jawab pembaca. Redaksi Maritimnews berhak melakukan moderasi terhadap komentar yang diberikan sesuai dengan etika jurnalistik.

XHTML:You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha