Published On: Wed, Dec 6th, 2017

Tiba di Sabang, KRI Banda Aceh-593 Disambut Antusiasme Masyarakat

KRI Banda Aceh saat tiba di Pelabuhan Balohan, Sabang, disambut dengan tarian khas setempat bersama dengan pemerintah daerah Kota Sabang.

KRI Banda Aceh saat tiba di Pelabuhan Balohan, Sabang, disambut dengan tarian khas setempat bersama dengan pemerintah daerah Kota Sabang.

MN, Sabang –¬†Kapal perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh-593 yang merupakan milik Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), mendukung ajang Sail Sabang 2017 yang kali ini diselenggarakan di Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam.

Kapal perang berjenis Landing Platform Dock (LPD) ini melaksanakan tugas dukungan perhelatan ajang besar akhir tahun 2017 dengan berlayar dari Dermaga Tanjung Priok menuju Sabang dengan transit di Pelabuhan Gudang Arang Belawan Sumatra Utara, dan berlabuh di Pelabuhan Balohan, Kota Sabang, Jumat (1/12).

KRI yang berada di bawah pembinaan Satlinlamil Jakarta dan dikomandani Letkol Laut (P) Whisnu Kusardianto ini mengangkut Satuan Tugas Pelayaran Lingkar Nusantara VII (Satgas Pelantara VII), Saka Bahari, dan Bakti Bela Negara Sail Sabang 2017.

Jumlah peserta Satgas Pelantara VII, Saka Bahari, dan Bakti Bela Negara Sail Sabang 2017 sebanyak 774 orang. Saat tiba di Pelabuhan Balohan, Sabang disambut oleh Danlanal Sabang,Wakil Walikota Sabang, dan pejabat daerah setempat

Sebagai bagian dari perhelatan Sail Sabang 2017, Satgas Pelantara VII, Saka Bahari, dan Bakti Bela Negara melaksanakan berbagai kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yaitu di sekolah-sekolah, Masjid, Gereja dan Yayasan, pembersihan pantai dan kegiatan perkemahan.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Pariwisata yang menjadi penyelenggara ajang ini, tercatat jumlah penonton sampai tanggal 30 November 2017 mencapai 20 ribu orang yang juga mendatangi KRI Banda Aceh-593 tatkala melaksanakan open ship. Meskipun cuaca dalam kondisi hujan tidak menyurutkan dan antusias para pengunjung untuk tetap datang dan melihat KRI Banda Aceh-593.

Di sela-sela acara Sail Indonesia ke-9 tersebut pula, KRI Banda Aceh-593 dikunjungi mantan Menko Kemaritiman Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Arief Yahya.

Sail Sabang adalah rangkaian dari Sail Indonesia seri ke-9 yang diluncurkan pertama kali di Bunaken Manado tahun 2009. Sabang sendiri menjadi lokasi dari titik nol kilometer di ujung barat NKRI. Kepulauan ini membentang lebih dari 5.000 km dengan jarak sebanding dari Swedia ke Vladivostok.

Puncak acara Sail Sabang 2017 menampilkan tarian kolosal Laksamana Malahayati, toll ship parade (melayarkan KRI Bima Suci dan mengundang tall ship atau kapal dengan layar tinggi dari negara-negara yang dilewati seperti India, Malaysia, Thailand, dan Singapura) yang diikuti Kapal Pemuda Nusantara, kapal riset Baruna Jaya IV, dan Baruna Jaya VIII, serta konvoi 100 kapal yacht peserta Sail Sabang 2017 dari Langkawi, Phuket, Singapura, Australia, Eropa, dan parade kapal nelayan tradisional.

Selain itu, sejumlah kegiatan sebagai pendukung ajang ini juga digelar antara lain Jambore Iptek, International Freediving Competition, Sabang Underwater Contest, Sabang Carnival, Kapal Pemuda Nusantara, Aceh Culinary and Coffee Festival, Sabang Wonderful Expo and Marine Expo, Sales Mission Cruise Operator and Yacht, juga Seminar Wisata Bahari.

About the Author

- Redaktur

Tulis Tanggapan Anda

Komentar menjadi tanggung jawab pembaca. Redaksi Maritimnews berhak melakukan moderasi terhadap komentar yang diberikan sesuai dengan etika jurnalistik.

XHTML:You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com