Published On: Thu, May 12th, 2022

Bangun Sektor Maritim, TNI AL Siap Berkolaborasi dengan Seluruh Elemen

 

Dok Foto: Dispenal.

 

Bali (Maritimnews) – Kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dengan Kementerian dan Lembaga, Pemerintah Daerah, pihak swasta dan berbagai pihak terkait lainnya merupakan kunci sukses dalam pembangunan sektor maritim di Indonesia, khususnya dalam pengembangan program 1000 Indonesian Naval Aquagriculture Program (INAP) di seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Potensi Maritim (Potmar) TNI AL di Jembrana, Bali, Kamis (11/05).

“Harus ada kolaborasi, harus ada kebersamaan di antara Kementerian Lembaga terkait, juga khususnya dengan pemerintah daerah dan penduduk setempat. Kita tidak boleh ego sektoral, harus bersama-sama sehingga kita bisa wujudkan dari program 1000 INAP tadi dan memperoleh hasil yang optimal untuk pemberdayaan masyarakat pesisir dan pembangunan sektor maritim,” ujar Kasal menegaskan.

Program INAP ini selaras dengan kerja sama antara TNI AL dengan beberapa Kementerian RI yang selama ini telah terjalin seperti Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta Kementerian Kesehatan dalam mengembangkan program Kampung Bahari Nusantara (KBN) pada setiap jajaran TNI AL di seluruh Indonesia, dimana idealnya setiap KBN memiliki program INAP.

Lebih jauh Kasal memaparkan bahwa pencanangan program 1000 INAP di seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) baik di Lantamal, Pasmar dan Lanal di seluruh Indonesia adalah untuk  mendukung Pembangunan Kluster Ekonomi yang merupakan salah satu Klaster dari 5 Kluster dalam program Kampung Bahari Nusantara (KBN) yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat pesisir.

Pencanangan program tersebut rencananya akan dilaksanakan mulai Tahun Anggaran 2023 mendatang secara bertahap dengan melihat ketersediaan lahan, kecocokan kondisi air dan lingkungan setempat.

Usai acara pembukaan Rakor dan Rakernis Potmar, dilaksanakan panen raya hasil pengembangan dari INAP I yang melaksanakan penaburan benih udang jenis Vaname pada pertengahan bulan Februari 2022. Dalam waktu 60 hari saja setiap kolamnya menghasilkan lebih dari 6 Ton udang Vaname siap panen.

Teknologi anak bangsa yang diterapkan pada program INAP ini disebut Ultra Intensive Aquagriculture Technology yang memiliki kemampuan produktifitas tinggi serta ramah lingkungan dan mampu meningkatkan produktivitas minimal 300% dari teknologi sebelumnya.

Bangun Masyarakat Pesisir

Acara pembukaan Rakor dan Rakernis Potmar TNI AL Tahun 2022 yang dilaksanakan secara langsung maupun virtual ini turut dihadiri Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budi Daya Kemenkomarves RI Mohamad Rahmat Mulianda, Dirjen Perikanan Budidaya KKP RI Tubagus Haeru Rahayu, Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf RI Indra Ni Tua dan Bupati Jembarana Bali I Nengah Tamba, Pejabat Utama Mabesal, Aspotmar Kasal Mayjen TNI Mar Nur Alamsyah, para Komandan Lantamal I s.d. XIV, Danpasmar 1 s.d. 3, para Danlanal seluruh jajaran, serta undangan terkait lainnya.

Selanjutnya, Kasal juga menyampaikan bahwa TNI Angkatan Laut sebagai bagian dari sistem pertahanan negara yang bersifat semesta dengan jati dirinya sebagai tentara rakyat harus mampu menyatu dan manunggal dengan segenap komponen bangsa, khususnya yang berkorelasi langsung dengan aspek kemaritiman dan pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Laut yang tercantum dalam Undang-Undang TNI untuk melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan laut.

Lebih jauh Kasal menegaskan agar program kegiatan Dawilhanla dan Binpotmar di seluruh jajaran TNI Angkatan Laut sebagai solusi nyata bagi permasalahan masyarakat, khususnya pemulihan ekonomi akibat pandemi, kelestarian lingkungan laut serta penguatan masyarakat pesisir dan kepulauan dalam program jangka panjang yang berkelanjutan dan bukan seremonial belaka.

“Pahami dan hayati secara mendalam makna serta tujuan dari tugas pemberdayaan wilayah pertahanan laut dan pembinaan potensi maritim, sehingga dengan itu akan lahir gagasan dan tindakan nyata yang menyentuh langsung kepada kebutuhan, kepentingan serta permasalahan masyarakat,” ujar Laksamana Yudo.

Pada acara pembukaan Rakor dan Rakernis Potmar TNI AL itu, Kasal memberikan penghargaan berupa plakat kepada perwakilan Kementerian RI dan Bupati Jembrana Balim yang dilanjutkan dengan pemberian hadiah lomba foto dengan tema “Nelayan dan Buku” kepada Lanal Tegal sebagai Juara 1, Lantamal XI Merauke sebagai Juara 2, serta Lanal Banyuwangi sebagi Juara 3.

Usai pembukaan Rakor dan Rakernis Potmar, Kasal dan para undangan melaksanakan tabur benih udang Vaname di INAP 2, kemudian menuju ke INAP 1 yang jaraknya tidak begitu jauh dari lokasi Rakor untuk melaksanakan panen raya. INAP merupakan program budidaya udang dengan metode baru yang rencananya akan dikembangkan 1000 INAP secara nasional di seluruh jajaran TNI Angkatan Laut.

(*)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com