
MN, Semarang – Tambak Lorok adalah sebuah perkampungan nelayan yang terbilang cukup padat, letaknya berdekatan dengan pelabuhan Tanjungmas Kota Semarang. Perkampungan nelayan ini akan dijadikan sebagai Kampung Wisata Bahari oleh Pemkot Semarang.
Oleh karena itu Komunitas Asa Edu mengambil peran dalam pembentukan mental dan karakter masyarakat Tambak Lorok terutama kepada anak-anak usia dini. Hal itu sebagai bentuk pembinaan masyarakat pesisir.
Komunitas Asa Edu sendiri merupakan sebuah komunitas yang bergerak di bidang pendidikan anak-anak pesisir. Terbilang sejak 2014 telah aktif berkegiatan di Tambak Lorok, Kota Semarang.
Disampaikan oleh ketua Pelaksana Erwin Dwinano, Kegiatan ini merupakan apresiasi komunitas Asa Edu terhadap adik-adik yang sudah bersemangat untuk belajar di Komunitas Asa Edu.
“Acara dilaksanakan selama dua hari. Di hari pertama (3/06/17), diadakan beberapa lomba seperti lomba adzan, menggambar, membuat kaligrafi dan Da’i cilik, yang mana pesertanya adalah anak-anak se-Tambak Lorok yang terdiri dari 5 RW,” terang Erwin
Lanjut Erwin, dalam mensukseskan kegiatan ini, Komunitas Asa Edu membuka kesempatan para pemuda asli Semarang atau yang sedang studi di Semarang untuk terlibat dalam kegiatan ini.
Kegiatan yang diselenggarakan antara lain menggalakan Gerakan 1000 Sajadah untuk anak pesisir, dengan menggandeng PT. Sumber Petrindo Perkasa, sebuah perusahaan gas yang berada di dekat Tambak Lorok, Kota Semarang.
Ketua Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Supriyadi turut hadir dan memberikan simbolisasi Gerakan 1000 sajadah untuk anak pesisir.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, kegiatan ini sangat bagus dan sangat bermanfaat. Banyak anak-anak dan masyarakat Tambak Lorok yang senang dengan adanya kegiatan ini,” kata Supriyadi.
Sambnungnyam masyarakat di pesisir tersebut memiliki antusiasme dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Ini merupakan momen yang pas dalam bulan Ramadhan dan ditunggu oleh masyarakat sekitar Tambak Lorok,” tambahnya.
“Saya sangat bersyukur, jika masyarakat antusias dengan kegiatan ini, kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang khususnya masyarakat Tambak Lorok,” ujarnya lagi.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu sesama masyarakat yang membutuhkan. Selain itu kegiatan ini berguna untuk menjaga ikatan silaturahmi baik dengan pemerintah maupun terhadap sesame warga.
“Sesuai dengan tema Ramadhan bersama 1000 senyuman pesisir, acara ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat,” tutupnya.
(Adit/MN)






