Ikatan Almuni FTK ITS gelar FGD bahas Industri dan Teknologi Maritim

Banner acara

MN, Jakarta – Ikatan Alumni Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (IA-FTK ITS) menggelar Maritime Focus Group Discussion (MFGD) bertajuk “Terobosan Industri dan Teknologi Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia 2025” di gedung Kemenperin, Jakarta, (23/1/18).

Acara yang dibuka oleh mantan Menko Maritim, Indroyono Soesilo itu mengulas teknologi maritim Indonesia secara detail terutama dalam perkembangannya sejak berjalannya visi Poros Maritim Dunia 2014 silam. Berbagai masalah terkait kemajuan teknologi dan industri maritim juga dibahas dalam diskusi ini.

“FGD ini sangat penting untuk menghadirkan inovasi dalam mensinergikan antara peran pemerintah, pelaku industri, dan para pakar teknologi untuk membangun Indonesia sebagai negara maritim,” kata Indroyono dalam sambutannya.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto dijadwalkan hadir dalam acara ini dan bertindak sebagai keynote speaker, namun karena suatu urusan akhirnya digantikan oleh Dirjen ILMATE Ir. Harjanto.

Acara ini terbagi dalam 3 FGD dengan masing-masing tema. Diskusi I membahas soal industri dan teknologi serta transportasi logistik maritim yang dipandu oleh Dr.Ing Setyo Nugroho. Pada diskusi ini menghadirkan para pembicara yakni CEO PT Pertamina International Shipping Ir Subagjo H Muljanto Msc, Direktorat Jenderal Hubla yng diwakili oleh Ketua FTK ITS Abdul Azis, Dirjen ILMATE Kemenperin Ir Harjanto, Ketua Nasdec ITS Ir. A.A Masroeri, Ketua ABUPI, Ir Aulia Febrial Fatwa dan Direktur Meratus Line Slamet Raharjo.

Diskusi 2 membahas soal industri dan teknologi untuk ketahanan energi yang dipandu oleh M. Ade Arfan. Diskusi ini menghadirkan para pembicara yakni Prof Ketut Buda Artana dari ITS, Direktur Pengembangan Sumber Daya Saifuddin Wijaya, dan Ketua MARLEARN, Agung Sihwahyudi.

Diskusi 3 membahas soal industry dan teknologi wisata maritim, kelautan dan perikanan yang dipandu oleh RO Saut Gurning. Diskusi ini menghadirkan Prof Sjarief Widjaja dari KKP, Krisnan Kusmara dari Community for Maritime Studies Indonesia (CMSI), Ir Edy Widarto dari PT IKI dan perwakilan PT Patria Perikanan Indonesia.

Ketiga diskusi itu dilaksanakan di ruangan yang berbeda sehingga lebih fokus dan mendalam terhadap pembahasannya. Hasil dari diskusi tersebut akan diberikan kepada pemerintah sebagai masukan dalam perumusan kebijakan.

Acara yang kepanitiannya diketuai oleh Siswanto ini, selain dihadiri para alumni ITS juga dihadiri oleh beberapa stakeholder maritim dan para penggiat maritim dari berbagai instansi.

 

(Anug/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

9 hours ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

11 hours ago

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…

17 hours ago

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

1 day ago

Budi Hartono Kembali jadi Ketum Kopkar TPK Koja Periode 2026 – 2029

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…

3 days ago

Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo Regional 4 mendukung pengembangan wawasan generasi muda melalui pertukaran pengetahuan…

5 days ago