
Untuk itu, sebagai tindak lanjut dari Instruksi Menteri Perhubungan tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Ir. A. Tonny Budiono, MM telah menginstruksikan jajaran perhubungan laut agar segera melakukan monitoring berdasarkan jadwal yang ada.
“Pekan lalu, Ditjen Hubla telah melakukan sejumlah uji petik kapal penumpang untuk memastikan kesiapan armada kapal laut dalam mendukung angkutan Lebaran 2016. Dan saat ini saya selaku Dirjen Hubla memerintahkan para pejabat untuk segera terjun ke lapangan dan melakukan monitoring secara langsung serta melaporkan hasilnya kepada saya untuk diteruskan kepada Menteri Perhubungan,” ucap Dirjen Hubla.
Tidak menunggu lama, Tim Ditjen Hubla bergerak cepat melakukan tugasnya dalam rangka monitoring angkutan laut Lebaran di 52 pelabuhan pantau yang dimulai di pelabuhan Kuala Tungkal di samping pelabuhan Bau-Bau pada tanggal 18-19 Juni 2016.
Hasil monitoring di pelabuhan Kuala Tungkal dilaporkan berjalan lancar. Di pelabuhan Kuala Tungkal terdapat 3 kapal cepat yang melayani rute pelayaran sebagai berikut:
SB Marina Srikandi 7 GT.20 melayani rute Batam-Tanjung Batu-Sei Guntung-Kuala Enok-Kuala Tungkal dan sebaliknya. SB Marina Srikandi 16 GT.32 melayani rute Kuala Enok-Sembuang-Pirigiraja-Sei Guntung-Tanjung Batu-Sekupang-Kuala Tungkal dan sebaliknya. Kemudian SB Kurnia 11 GT. 22 melayani rute Kuala Enok- Sei Guntung- Duri Moro- Sekupang-Kuala Tungkal dan sebaliknya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Kuala Tungkal, Asrizal Said, SH menyatakan bahwa pelabuhan Kuala Tungkal sudah siap menghadapi musim Lebaran.
Asrizal menambahkan bahwa koordinasi dengan instansi terkait berjalan dengan baik, hal ini dibuktikan dengan adanya posko Lebaran bersama dengan kawasan Pelindo II cab. Jambi, Karantina Kesehatan, KP3 dan Polair.
Tim monitoring Ditjen Hubla yang dipimpin oleh Kepala Sub Direktorat Angkutan Laut Dalam Negeri Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Mohamad Zar’an Nuddin SE, M.STr dengan anggota Kepala Sub Bagian Humas, Wisnu Wardana menyampaikan bahwa sudah sepatutnya menjelang musim Lebaran ini insan perhubungan laut memberikan perhatian lebih kepada kesiapan angkutan laut Lebaran agar masyarakat yang merayakan Lebaran dan berkumpul bersama keluarga dengan aman, selamat dan nyaman.
“Kami di sini ikut memonitor pelayanan KSOP Kuala Tungkal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ikut melaksanakan pemantauan terhadap sistem, operasional dan prosedur pelayanan angkutan laut Lebaran agar hasilnya maksimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Mohamad Zar’an di dermaga Pelabuhan Kuala Tungkal.
Berbagai fasilitas keamanan dan kenyamanan telah disiapkan oleh KSOP Kuala Tungkal di antaranya adalah pemasangan Kamera pengintai atau CCTV di beberapa titik penting di pelabuhan, kebersihan pelabuhan termasuk toilet dan akses jalan penumpang yang lancar. (Bayu/MN)






