
MNOL, Banyuwangi – Dalam rangka memperingati HUT Kopaska TNI AL ke-44, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Kopaska TNI AL menggelar berbagai event pengembangan potensi bahari di kota ujung timur Pulau Jawa tersebut. Kunjungan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas di sela-sela acara Eksplorasi Bawah Laut Banyuwangi yang diselenggarakan oleh Kopaska TNI AL dengan Tourism Journalist Indonesia 23-27 Maret 2016 di Pantai Bangsring, menjelaskan visi misi Pemkab Banyuwangi dalam mendukung visi pemerintah poros maritim dunia.
“Saya berterima kasih sebelumnya kepada Kopaska TNI AL yang sudah bekerja sama dengan kami dalam mengembangkan potensi bahari Banyuwangi melalui kegiatan eksplorasi bawah laut ini,” kata Azwar Anas.
Selanjutnya, dia menerangkan potensi bahari yang akan dikembangkan di Banyuwangi antara lain, Pelatihan tangkap ramah lingkungan, Pengawasan dan advokasi nelayan dan Marine Education bagi keluarga nelayan.
“Beberapa program untuk masyarakat pesisir ini adalah dalam bentuk Marine Protected Area (MPA) yang bertujuan selain untuk meningkatkan kesejahteraan bagi nelayan dan masyarakat pesisir juga untuk mengembangkan pariwisata di sini,” paparnya.
Konsep mina wisata yang dirancang oleh Pemkab Banyuwangi, tentunya akan melibatkan nelayan sebagai subjek utama yang dapat meningkatkan jumlah turis untuk datang ke wilayahnya. Mina wisata dapat didefinisikan sebagai pengembangan kegiatan perekonomian masyarakat dan wilayah yang berbasis pada pemanfaatan potensi sumberdaya kelautan, perikanan dan pariwisata secara terintegrasi pada wilayah tertentu
Para peserta selam yang sudah digembleng oleh Kopaska TNI AL itu turut ikut serta dalam pembuatan MPA. Bersama masyarakat dan personel Kopaska TNI AL, para peserta selam bergotong royong membuat MPA dan fish apartement di dasar laut.
Lebih lanjut, menurut Bupati Banyuwangi, selain membangun konservasi lingkungan untuk kesejahteraan nelayan juga akan dibuat sistem informasi terpadu sebagai fasilitas nelayan untuk mengetahui cuaca di laut dan untuk menjual hasil perikanannya.
“Kita akan bekerja sama dengan para koperasi dan kesatuan nelayan sini untuk menghimpun dana agar fasilitas-fasilitas yang menopang kehidupan nelayan dapat terbangun,” pungkasnya.
Para peserta selam yang dibina oleh kopaska TNI AL merupakan wartawan Ibukota yang dimaksudkan juga untuk menambah keakraban antara rakyat dan TNI terutama antara wartawan dengan Kopaska TNI AL. (Aljun/MN)
.pelatihan tangkap ramah lingkungan
2.pengawasan dan advokasi
3.marine education
4.membuat MPA
5.fish apartement
6.memfasilitasi nelayan
7.sumber informasi
8.menghimpun dana
9.mina wisata






