
MNOL, Semarang – Arus debarkasi/embarkasi penumpang kapal laut di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Lebaran 2016 diprediksi mengalami kenaikan 10% dibanding arus penumpang tahun 2015. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas dalam rangka mengantisipasi hal tersebut, akan mempersiapkan tambahan armada kapal penumpang/roro dengan menginstruksikan PT Pelni untuk menambah jumlah kapalnya.
Selain kapal Pelni, kapal milik Darma Lautan Utama, ASDP, dan Primavista bakal mendukung angkutan penumpang Lebaran tahun 2016 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. KSOP mengharapkan jumlah armada kapal tersedia sebanyak 12 unit kapal motor diantaranya kapal berkapasitas besar.
Menurut Kepala KSOP Tanjung Emas, Victor Vikki Subroto, jumlah arus Penumpang pada tahun 2015 lalu mencapai 75.469 orang. “Kami mengevaluasi berdasarkan jumlah arus penumpang tahun lalu, diprediksi akan ada lonjakan jumlah penumpang untuk arus mudik tahun ini,” jelasnya didampingi Yovi Mutianto Kasie Angkutan Lalu Lintas Laut kepada maritimnews di Semarang, Rabu (18/5).
Vicktor Vikki menegaskan, bahwa KSOP Tanjung Emas selalu mengedepankan faktor keselamatan pelayaran. Untuk itu pengawasan bakal diperketat, khususnya bagi truk-truk container terkait beban kapal.
“Pihak Syahbandar tidak mentolerir pelanggaran sekecil apapun apabila menyangkut keselamatan pelayaran,” tandasnya.
Musim Lebaran tahun 2016 ini di pelabuhan Tanjung Emas, waktu kegiatan arus mudik dan arus balik adalah H-18 sampai dengan H+25. Untuk waktu arus balik dijadwalkan lebih lama dibanding tahun lalu yang hanya sampai pada H+18.
“Arus balik diperpanjang karena tren arus balik dari Jawa Tengah menuju Kalimantan dan Sulawesi masih seperti waktu lalu. Pemudik cenderung mengambil waktu disaat longgar. Ada masyarakat yang tidak ingin berdesak-desakan di kapal,” papar Victor.
Mengenai kesiapan terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas, KSOP telah meminta pihak PT Pelindo III untuk membenahi dan meningkatkan fasilitas terminal. Termasuk pengadaan posko-posko Lebaran agar didirikan di pintu-pintu masuk Pelabuhan serta di area terminal penumpang. Direncanakan kegiatan posko dimulai pada H-6. (Bayu/MN)






