Luhut Pandjaitan saat mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Pelayaran Katangka.
Luhut Pandjaitan saat mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Pelayaran Katangka.
Luhut Pandjaitan saat mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Pelayaran Katangka.

MN, Jakarta – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menerima dua laporan mengejutkan dalam kunjungannya ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Pelayaran Katangka. Pertama, terus menurunnya jumlah siswa dan yang kedua, beberapa SMK di Makassar telah menutup bidang studi pelayarannya.

Menanggapi permasalahan tersebut, Luhut memerintahkan jajarannya untuk menyelesaikan masalah yang ternyata bersifat lintas kementerian/lembaga tersebut. “Didoain saja semuanya, (sekat birokrasi) ini akan saya dobrak supaya (solusi) itu jadi,” ujar purnawirawan TNI AD berpangkat Letnan Jenderal tersebut.

Maka dari itu, tidak hanya Mendikbud, Menteri Perhubungan, Menteri KKP, Menristekdikti, dan Menteri PU Pera yang akan diundang rapat minggu depan. Tapi juga Gubernur Sulawesi Selatan dan Kepala Sekolah Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan bidang Kelautan, Perikanan, serta Teknologi Informasi, dan Komunikasi (LP3TK KPTK) Gowa.

Dengan penyelesaian terintegrasi seperti ini, Luhut menyatakan keyakinannya dengan berkata, “Negara kita negara kelautan (dengan) 79% (wilayah) kita adalah laut. Masa untuk masalah begini aja kita nggak (mau) kelarin?”, ujarnya.

Luhut mengidentifikasi masalah ke dalam tiga faktor utama, yakni terkait sertifikasi, kualitas guru, dan kecukupan sarana prasarana.

Khusus masalah kualitas guru, Luhut menggaris bawahi status para guru produktif yang sudah harus mengantongi sertifikat tenaga pendidik khusus SMK Kemaritiman, supaya nantinya para guru tersebut memiliki kapabilitas serta profesionalisme yang mumpuni. “Pentingnya status para guru produktif, kenapa? Karena jika tidak ada guru produktif, nantinya tidak ada orang profesionalnya,” tambahnya.

Anugrah/MN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *