Kunjungan tim KSP di MNP

MN, Makassar – Makassar New Port (MNP) punya nilai sangat strategis dan investasi PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) tersebut merupakan sumbangan luar biasa bagi bangsa dan negara. Kedepan MNP bakal menjadi pelabuhan hub, sekaligus pusat industri kargo terbesar di Indonesia Timur.

“MNP membutuhkan akses tol, sebagai urat nadi dari gerbang MNP masuk ke konektivitas di jalan arus utama. Walaupun hanya sepanjang 1,5 km, akses ke tol sangat dinantikan,” kata Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) bidang Infrastruktur, Energi dan Investasi, Febry Calvin Tetelepta saat mengunjungi MNP, Kamis (3/6).

Menurut Febry, saat ini akses menuju jalan tol menjadi sangat penting dan pihak KSP mendorong agar segera terealisasi. Sedangkan dari Pemkot Makassar menyatakan, bahwa dalam waktu 10 hari kedepan sudah ada penlok (penentuan lokasi).

“Kami sudah verifikasi bahwa irigasi bukan aset dari Balai Besar Wilayah Sungai di Makassar, tetapi merupakan aset Pemerintah Kota. Karena itu Sekretaris Daerah Pemkot Makassar akan langsung menangani secara baik,” terangnya.

Febry menegaskan, MNP tidak bisa dilayani hanya dengan sebuah infrastruktur biasa-biasa saja, harus dilayani dengan sesuatu yang high tech, agar konektivitas bisa berjalan baik. Konektivitas dimaksud adalah bukan hanya di laut, tetapi juga di darat.

“Oleh sebab itu secara sengaja, kami mempersiapkan jalan tol yang terkoneksi dengan MNP. Kami juga mendorong untuk jalur kereta api, sehingga dorongan barang dari dan ke MNP berjalan baik,” pungkasnya.

Sebelum mengunjungi MNP, tim KSP yang dipimpin Febry Calvin Tetelepta telah melakukan pertemuan dengan Danlantamal VI Makassar, Kapolda Sulawesi Selatan, Kepala Kantor OP Utama Makassar, Direktur Teknik PT Pelindo IV, Pemprov Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, Pemkab Maros, Pemkab Pangkep, Pemkab Barru, serta instansi terkait lainnya.

(Bayu/MN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *