Kunjungan Kombes Pol Nanang Purnomo ke Kantor KSOP Jayapura

MN, Jayapura – Operasi Damai Cartenz POLRI bersama TNI yang akan meningkatkan peran serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat untuk memberikan imbauan guna menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Papua, telah dilaksanakan terhitung mulai tanggal 17 Januari – 31 Desember 2022.

Terkait hal diatas, Kasatgas Binmas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Nanang Purnomo pada Kamis, 10 Maret 2022 melakukan kunjungan ke Kantor Kesyahbandarsn dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura, dan diterima oleh Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhan, Willem Thobias Fofid.

Kasatagas Binmas menjelaskan tentang maksud dan tujuan, antara lain guna berkoordinasi rencana pengembangan kegiatan Kasuari yang nantinya setelah tim Satgas Binmas membantu mengakselerasi jumlah dan kualitas hasil panen di 5 wilayah operasi, diharapkan dapat ditingkatkan bukan hanya sekedar menjadi konsumsi masyarakat tetapi didistribusikan keluar wilayah Papua.

Dengan begitu Satgas Binmas dalam Operasi Damai Cartenz Tahun 2022 perlu berkoordinasi dengan KSOP Kelas II Jayapura terkait prosedur, rute, tarif dan hal lain dalam rangka mensupport kegiatan tersebut.

Kombes Pol Nanang Purnomo saat meninjau pelabuhan didampingi Willem Thobias

Sementara itu, pihak KSOP Jayapura menyatakan dukungan sepenuhnya untuk pendampingan bersama Satgas Binmas Operasi Damai Cartenz 2022, Kasi Lalu lintas angkatan laut dan usaha kepelabuhan, KSOP Jayapura memaparkan tentang program Tol Laut yang dimana tol laut merupakan salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo dalam Nawacita.

Tol Laut memiliki tujuan menekan disparitas harga di wilayah 3TP (Tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan) dimana di Papua sendiri terdapat 12 trayek yang beroperasi. Pemerintah memberikan subsidi kedalam 3 jenis subsidi, yakni subsidi Operasional Kapal, subsidi Titip Kontainer dan subsidi Titip Muatan.

Saat ini guna mendapatkan subsidi tol laut cukup dengan masuk kedalam aplikasi Sitolaut yang akan mengarahkan prosedur dan apa saja yang dibutuhkan dalam proses pengiriman hasil panen nanti.

Willem Thobias juga memberikan data terkait rute, nama kapal, estimasi waktu perjalanan, dan menyampaikan, bahwa jika nanti Satgas Binmas membutuhkan traine guna melatih para peternak ataupun petani dan pengebun agar dapat mendistribusikan hasil panen keluar daerah maka pihak KSOP Jayapura siap membantu. Dengan begitu kita harapkan semua ini dapat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat pegunungan di wilayah Papua.

(Bayu/MN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *