
Medan (Maritimnews) – Fasilitas Multipurpose Terminal Control Center (MTCC) adalah pusat kontrol terpadu sebagai upaya perusahaan memantau secara langsung kegiatan operasional pelabuhan di seluruh wilayah kerja PT Pelindo Multi Terminal (SPMT)? Dan itu diuji coba, hasilnya kata SPMT cukup efektif dalam rangka menunjang kelancaran bongkar muat non petikemas.
Direktur Utama SPMT, Drajat Sulistyo kepada wartawan di Medan, Senin (19/12) menyatakan, bahwa MTCC menjadi salah satu pilar utama dari proses transformasi layanan operasional melalui peningkatan fungsi planning and control/perencanaan dan pengendalian operasional di wilayah kerja SPMT atau Subholding Pelindo Multi Terminal di Indonesia.
Termasuk pelabuhan yang dikelola oleh anak perusahaan SPMT, yaitu PT Pelabuhan Tanjung Priok/PTP dan PT Indonesia Kendaraan Terminal, Tbk./IPCC.
Lebih jauh Drajat menjelaskan, MTCC akan semakin meningkatkan awareness pelaksanaan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) melalui pemantauan real-time terhadap segala kegiatan kepelabuhanan melalui akses CCTV, sehingga akan semakin mengurangi risiko kecelakaan kerja di lapangan.
Drajat menegaskan, upaya tersebut menjadi wujud komitmen SPMT untuk dapat memenuhi keinginan dan harapan pengguna jasa. Hadirnya MTCC ini akan memberikan jaminan kepastian Waktu Layanan (fixed time), Kepastian Biaya (fixed cost), dan Kepastian Keamanan (safety) atas layanan kepelabuhanan yang diterima para pelanggan.
Seperti diketahui, bulan November 2022 proses ujicoba MTCC sudah berjalan melalui pusat kontrol terpadu di Belawan, Medan dan empat stasiun Multipurpose Terminal Control (MTC) di Belawan, Dumai, Tanjung Intan Cilacap, dan Jamrud Surabaya, yang terhubung secara langsung dengan seluruh pelabuhan SPMT.
(Bayu/MN)






