Ket foto: Crane di pelabuhan Tanjung Priok sebagai alat vital bongkar muat kapal kargo.
Ket foto: Crane di pelabuhan Tanjung Priok sebagai alat vital bongkar muat kapal kargo.

MNOL, Jakarta – Penghargaan bagi Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok dalam kategori Pelayanan Prima Madya yang diserahkan pada tanggal 19 September 2016 di Jakarta menjadi bukti keberhasilan manajemen dalam meningkatkan produktifitas dan layanan, baik itu kegiatan peti kemas internasional maupun domestik.

Penghargaan Kementerian Perhubungan yang diterima oleh Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, tidak terlepas dari komitmen seluruh manajemen IPC / PT Pelindo II untuk mengoptimalkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa kepelabuhanan, khususnya kepada masyarakat pengguna jasa angkutan laut.

Corporate Secretary PT Pelabuhan Tanjung Priok, Kiki M Hikmat menjelaskan kepada Maritimnews bahwa, penilaian atas penghargaan pelayanan prima madya ditentukan oleh tim penilai berdasarkan sembilan kriteria penilaian, yaitu visi dan misi serta moto pelayanan, standar pelayanan dan maklumat pelayanan, sistem mekanisme prosedur, sumber daya manusia, sarana dan prasarana pelayanan, penanganan pengaduan, survei kepuasan masyarakat (SKM), sistem informasi pelayanan publik, dan produktivitas dalam pencapaian target pelayanan.

Penghargaan Prima Madya yang diberikan oleh Deputi Menpan RB Bidang Pelayanan Publik, merupakan upaya untuk mendorong perbaikan penyelenggaraan pelayanan masyarakat dengan memberikan stimulasi perbaikan pelayanan dalam bentuk pemberian penghargaan kepada unit penyelenggara pelayanan yang berhasil memperoleh predikat unit pelayanan prima. (Bayu/MN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *