Categories: TNI AL

Dansatgas PKR Kunjungi STTAL

Pertandingan Bulutangkis antara Dansatgas PKR dan STTAL sebagai bagian dari kegiatan kunjungan Dansatgas PKR.

MNOL – Surabaya, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) pengadaan kapal perang TNI AL jenis Perusak Kawal Rudal (PKR) Laksamana Pertama TNI Didik Setyono, SE., MM. mengunjungi Kampus Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL). Kedatangannya disambut oleh Komandan STTAL Laksamana Pertama TNI Siswo HS, M.MT. di Gedung Soewarso, STTAL, Bumimoro, Surabaya (14/7).

Laksamana Pertama TNI Didik Setyono, SE., MM. yang menjabat Dansatgas PKR di PT PAL sejak bulan Nopember 2014 lalu, berkunjung ke STTAL dengan didampingi oleh para perwira stafnya serta Kadopusbektim Kolonel Laut (T) Doni Ruswandi. Dengan kunjungan ini, Dansatgas berharap mendapat masukan dalam proyek pembangunan kapal perang jenis PKR  tersebut. Selain itu, dengan kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan tali silaturahmi dengan STTAL sebagai Kampus Research.

Dua unit kapal perang jenis PKR Fregate Class 10514 yang dibangun PT PAL Surabaya bekerja sama dengan perusahan galangan kapal Belanda Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS). First Steel Cutting kapal PKR  telah dilaksanakan pada tahun 2014 lalu. Pembangunan kedua kapal perang ini merupakan bagian dari program Transfer of Technology (ToT) dengan DSNS yang memerlukan waktu pembuatan selama 49 bulan. Rencananya kedua PKR tersebut akan diserahkan kepada TNI AL pada bulan Januari  dan Oktober 2017.

Dengan panjang 105 meter dan lebar 14 meter, PKR 10514 didisain untuk bergerak prima dan mampu bermanuver dengan kemampuan “siluman” (stealth technology). Dengan kemampuan ini, PKR ini tidak dapat dideteksi radar musuh. Performanya semakin garang dan menakutkan, karena PKR 10514 dilengkapi sensor udara yang tercanggih saat ini yang mampu mendeteksi sasaran di udara lebih dari 200 kilometer dan  mampu berlayar dengan kecepatan 28 knot.

Kedua PKR 10514 mengemban fungsi asasi untuk mampu hadir di segala mandala operasi dan segala cuaca. Selain itu, kapal tersebut mampu menggelar peperangan tiga dimensi yakni peperangan anti udara, anti kapal permukaan dan anti kapal selam. Rencananya, kedua kapal PKR buatan dalam negeri itu akan diberi nama dua pahlawan nasional Indonesia, yaitu Raden Eddy Martadinata dan I Gusti Ngurah Rai.

Untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan persahabatan diantara kedua belah pihak, diakhir kunjungannya, Dansatgas PKR beserta seluruh staf mengadakan pertandingan persahabatan bulu tangkis melawan tim bulu tangkis STTALdi Lapangan bulu tangkis Marore. (APS)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

1 day ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

2 days ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

1 week ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

1 week ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

1 week ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

1 week ago