Categories: Geopolitik

Bina Masyarakat Maritim, Lanal Semarang Bekali Nelayan Rembang Materi Hukum dan Ketahanan Wilayah

Foto bersama para peserta Sosisalisasi Pembinaan Hukum Dan Ketahanan Wilayah Maritim.

MN, Semarang – Untuk membekali para nelayan dan pemilik kapal, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Semarang menggelar Sosialisasi Pembinaan Hukum dan Ketahanan Wilayah Maritim. Kegiatan yang diikuti oleh 150 orang perwakilan nelayan dan pemilik kapal ini yang berasal dari Kabupaten Rembang ini, digelar di Ballroom Hotel Fave Kabupaten Rembang, Kamis (9/8).

Komandan Lanal Semarang  Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo menjelaskan bahwa  sosialisasi ini bertujuan untuk bekal ilmu pengetahuan kepada para nelayan yang nantinya diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dengan TNI AL khususnya Lanal Semarang.

“Kami turut mempunyai kewajiban memberikan pengalaman dan bekal ilmu pengetahuan kepada para nelayan, khususnya di kabupaten Rembang Jawa Tengah, agar tidak terjadi miskomunikasi antara aparat penegak hukum dengn para pengusaha terlebih dengan para nelayan di sini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Lanal adalah mitra dari masyarakan pesisir dan nelayan, sehingga selalu siap untuk membantu dan berkomunikasi dengan para  nelayan di seluruh wilayah NKRI.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sosialisasi semacam ini adalah bagian dari pembinaan masyarakat mariti, yang  diharapkan bisa mewujudkan ketahanan wilayah,  khususnya di Kabupaten Rembang.

Iajuga menghimbau agar para pemilik kapal bertanggung jawab melengkapi alat keselamatan kapal milik mereka sebagai langkah antisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan yang setiap saat bisa menerpa .

“Kami menghimbau para pemilik kapal agar bertanggung jawab melengkapi alat keselamatan (life jacket, alat pemadam, dan alat keselamatan yang lain) sehingga mengurangi resiko terjadinya kecelakaan di laut yang menyebabkan korban jiwa.

Kadiskum Lantamal V Letkol Laut (KH) Totokyang  pada kesempatan tersebut dihadirkan sebagai narasumber, menyampaikan beberapa materi tentang tugas dan kewenangan hukum TNI AL,  peraturan, dan kebijakan dari pemerintah yang berkaitan dengan alat tangkap, zona penangkapan ikan yang harus dipatuhi, dan konsekuensi atau sanksi hukumnya bila melanggar.

Harapannya, setelah sosialisasi ini, ke depan seluruh pemilik kapal dan nelayan taat hukum serta dapat meningkatkan kerja sama dengan instansi terkait.

Turut hadir mengikuti Sosialisasi antara lain Paban III Spotmar Kolonel Mar Prasojo, Komandan Lanal Kota Baru, Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang, Kasatpolair, instansi kemaritiman yang ada di Kabupaten Rembang, HNSI Rembang, serta para pelaku usaha perikanan di Kabupaten Rembang.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

2 hours ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

5 days ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

6 days ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

6 days ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

7 days ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

1 week ago