Pontianak (Maritimnews) – Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil meningkatkan kinerja operasional sepanjang tahun 2025 dan tercatat tumbuh sekitar 7,47% secara tahunan (year-on-year) atau total sebesar 283.045 TEUs.
Adapun komoditas tertinggi di IPC TPK Pontianak didominasi oleh Kelapa (10.348 TEUs) disusul Alumunium (5.844 TEUs), Karet Mentah (4.385 TEUs), dan Coconut Olahan (1.702 TEUs), selebihnya ada komoditi lain juga peti kemas berisi consumer goods untuk kebutuhan wilayah Pontianak dan sekitarnya.
Manager IPC TPK Area Pontianak, M Loutfie Hidayat di Pontianak baru-baru ini menjelaskan, peningkatan arus petikemas tersebut didorong oleh bertambahnya aktivitas pelayaran dan volume muatan. Sepanjang Desember 2025, jumlah kunjungan kapal meningkat sebanyak 43 kapal dibandingkan bulan sebelumnya, yang berdampak pada kenaikan arus petikemas sebesar 438 box atau 404 TEUs secara bulanan.
“Kinerja Area Pontianak yang terus tumbuh sepanjang tahun 2025 menunjukkan peran terminal yang semakin strategis dalam mendukung arus logistik dan perdagangan regional,” pungkasnya.
(Bayu Jagadsea/MN)
Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…
Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…
Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…
Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…
Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo Regional 4 mendukung pengembangan wawasan generasi muda melalui pertukaran pengetahuan…