Makassar (Maritimnews ) – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) tingkatkan aspek keselamatan dan keamanan operasional di wilayah perairan sungai Mahakam Kalimantan dengan memasang 2 (dua) alat di sekitar Jembatan Mahakam, yakni Port Entry Light (PEL) dan alat sensor monitoring kondisi perairan.
Direktur Operasi dan Teknik SPJM, Edward DN Napitupulu menjelaskan, PEL berupa lampu sistem suar navigasi berintensitas tinggi yang digunakan untuk memandu kapal masuk ke pelabuhan atau alur pelayaran dalam hal ini kolong jembatan, menandai jalur aman, atau menyoroti bahaya, terutama di malam hari atau pada jarak pandang yang terbatas.
Menurut Edward, karakteristik pelayanan pemanduan kolong jembatan di Perairan Sungai Mahakam memang cukup menantang, sehingga SPJM berinisiatif memasang PEL sebagai salah satu upaya mempermudah nahkoda dan perwira pandu mengenai posisi kapal di jalur yang benar sehingga dapat melintas dengan aman.
SPJM juga telah memasang alat sensor monitoring perairan sekitar jembatan Mahakam dan Mahulu pada bulan Januari 2026, alat ini berfungsi memberikan informasi kondisi kecepatan arus sungai dan jarak antara permukaan air ke struktur Jembatan Mahakam (clearance Jembatan) dan terhubung dengan monitor display yang terpasang di railing Jembatan Mahakam.
Selain itu di Stasiun pandu dekat jembatan Mahulu dipasang sensor ketinggian muatan berupa laser range finder. Seluruh sensor tersebut dipantau melalui dashboard monitoring sensor Jembatan (Web Based) yang dapat meberikan informasi aktual (setiap satu Menit).
(Bayu Jagadsea/MN)






