
Maritimnews, Jakarta – Keberadaan Kapal perang yang merupakan simbol eksistensi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, kini menjadi salah satu tujuan wisata edukasi bagi sekolah-sekolah baik Taman kanak-kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama serta Menengah Atas. Jumat pagi (4/3) dua sekolah negeri dan swasta tingkat Taman Kanak-Kanak dan Dasar berkunjung ke KRI Tanjung Nusanive 973 yang sandar di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta.
Sekolah Dasar Negeri Setia Dharma 1 Tambun dan Taman Kanak–Kanak Apple Tree Citra Garden, Kalideres Jakarta Barat membawa para siswa-siswinya untuk mengunjungi kapal perang milik Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).
SDN Setia Dharma 1 Tambun yang membawa 338 orang siswa–siswi ini sengaja datang untuk melihat Kapal perang Republik Indonesia TNI AL yang berada di dermaga Kolinlamil Tanjung Priok dengan tujuan untuk mengenalkan mereka tentang kapal perang yang dimiliki negara kita. Selain juga untuk memberikan wawasan kebaharian dan kemaritiman bagi para siswa-siswi bahwa nenek moyang kita adalah pelaut yang mampu menjelajah lautan sampai ke luar wilayah nusantara.
Rombongan SDN Setia Dharma 1 yang salah satu muridnya adalah Zahira, putri dari Kepala Polres Metro Bekasi Kombes Pol. M. Awal Chairuddin mengaku senang dengan kunjungannya ke Kapal perang ini KRI Tanjung Nusanive 973, ia mengatakan kalau kapal yang dikunjunginya seperti dalam film.
“Aku senang bisa naik kapal, kapalnya besar seperti di film,” katanya dengan lugu.
Sementara itu Kepala Sekolah SDN Setia Dharma 1 Tambun Karman Kamaludin yang memimpin langsung rombongannya menjelaskan bahwa kunjungan sekolahnya ke kapal perang merupakan bagian dari kurikulum yang telah disusun dalam rencana kegiatan belajar siswa. “Kegiatan ini sudah menjadi bagian dari kurikulum sekolah yaitu wisata edukasi,” ujar karman.
Sedangkan siswa–siswi Taman Kanak–Kanak Apple Tree Citra Garden Kalideres yang berjumlah 38 orang ini juga berkunjung ke KRI Tanjung Nusanive 973 untuk mengenal kapal perang milik TNI AL. Sekolah yang dikepalai Miss Megan ini mengunjungi kapal perang di Kolinlamil ini untuk tujuan wisata edukasi.
“Kami datang ke kapal perang untuk wisata edukasi, agar anak–anak bisa langsung melihat kapal yang selama ini hanya liat dibuku pelajaran,” ungkap Megan.
Sedangkan saat ditanya kepada salah satu siswi TK Apple Tree tentang rasanya naik kapal perang, dengan polosnya mengatakan gembira karena bisa naik kapal besar. “I like it, cause i can see the big ship” katanya dalam bahasa Inggris yang memang menjadi bahasa sehari-hari di TK Apple Tree.
Untuk tingkat anak-anak play group dan TK maupun sekolah lanjutan, pada umumnya kegiatan kunjungan ke kapal perang Kolinlamil ini dimaksudkan sebagai salah satu program field tripke tempat-tempat yang bernilai sejarah dan mengandung nilai edukasi. Namun ada juga yang sekedar berwisata untuk mengisi pelajaran atau liburan sekolah dengan naik kapal perang untuk menambah wawasan pengetahuan kemaritiman. (TAN)






