Maritimnews, Indramayu – Lebih kurang 1.000 bibit pohon dari berbagai jenis ditanam di sepanjang tanggul Sungai Cipanas – II dengan jarak lebih kurang 2 kilometer yang berada di kawasan Desa Jangga Blok Kaliwaru Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (6/3/2016 ).
Beberapa jenis bibit pohon yang ditanama antara lain bibit pohon Mahoni, pohon Jati, dan pohon Trembesi. Penanaman bibit pohon tersebut bertujuan untuk mengantsipasi abrasi sungai di wilayah Koramil 1611/Losarang, dibawah Kodim 0616/Indramayu Korem 063/Sunan Gunung Jati.
Menurut Danramil 1611/Losarang Kapten Inf Yanto, penanaman pohon tersebut juga melibatkan organisasi kepemudaan BPK (Badan Pengurus Kabupaten), ormas OI (Orang Indonesia) Indramayu, serta masyarakat sekitar Koramil 1611/Losarang.
“Curah hujan yang tinggi serta debit air sungai yang meningkat mengakibatkan tanggul yang kurang normal tidak akan mampu menahan air, sehingga program menanam pohon di pinggir sungai sangat efektif membantu menangani kendala tersebut,” kata Kapten Inf Yanto.
Sementara itu, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arh Benny Febrianto yang diwakili Danramil 1611/Losarang mengungkapkan, langkah penghijauan ini dilakukan agar tepian sungai tidak gampang tergerus arus air dan supaya kawasan yang ditanami pohon tersebut diharapkan 10 tahun ke depan bertambah sejuk serta mendukung program pemerintah untuk menanam sejuta pohon.
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…