AAL Tingkat IV Ditutup Danmen Lattek Magang Taruna AAL

09magang

Keterangan: Danmen AAL Kolonel Laut (S) Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., di Lapangan Samber Galang, AAL, Bumimoro, Surabaya, menutup Lattek Magang Taruna AAL. (Foto: BagPen AAL)

 

Maritimnews, Surabaya – Setelah melaksanakan Latihan dan Praktek (Lattek) Magang di Kapal Perang selama tiga minggu, Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat IV angkatan ke-61 kembali ke Kampus AAL. Lattek magang ini ditutup secara resmi oleh Danmen AAL Kolonel Laut (S) Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., di Lapangan Samber Galang, AAL, Bumimoro, Surabaya, pada hari ini, Selasa (8/3). Upacara penutupan Lattek ini dihadiri oleh Wadanmen Letkol Laut (P) Rully Riono, para Danyon Resimen AAL, Perwira Pengasuh dan Taruna tingkat IV angkatan ke-61.

Lattek Magang Taruna merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme perwira lulusan AAL, sesuai dengan tuntutan penugasan di kapal perang, pendirat atau pasukan serta mampu mengembangkan pribadi sebagai kader pemimpin TNI/TNI AL.

Lattek magang KRI bertujuan untuk mempraktekkan pelajaran teori yang telah diterima di kelas, melaksanakan tugas sebagai asisten kepala divisi di Departemen Operasi, Mesin, Elektronika dan Logistik KRI dalam mendukung kegiatan operasi laut serta melaksanakan tugas sebagai asisten perwira jaga laut dan darat sesuai korps masing-masing. Sedangkan Lattek pasukan bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan dan keterampilan Taruna tingkat IV Koprs Marinir agar dapat melaksanakan tugas-tugas sebagai Komandan Peleton Senapan Marinir dengan baik dan benar.

Lattek Magang Taruna AAL tingkat IV Korps Pelaut, Korps Teknik, Korps Elektronika, dan Korps Suplai dilaksanakan di tiga KRI jajaran Koarmatim, yaitu KRI John Lie-358 jenis MLRF (Multi Role Light Fregat), KRI Diponegoro-365 dan KRI Frans Kaisiepo-368 jenis Sigma (Ship Integrated Geometrical Modularity Approach) Class. Ketiga kapal perang tersebut merupakan deretan sejumlah kapal perang terbaru dan tercanggih yang dimiliki TNI AL.

Dengan demikian, Taruna AAL akan mengaplikasikan teori yang telah diterima dan dipelajari di kelas, selanjutnya dipraktekkan di tipe kapal perang TNI AL tersebut. Sedangkan Taruna AAL tingkat IV Korps Marinir rencananya akan melaksanakan Lattek Pasukan di Pasmar 1 Marinir selama satu bulan, yaitu di Yonif 1 Marinir, Yonif 3 Marinir, dan Yonif 5Marinir.

Dalam sambutannya, Danmen mengatakan bahwa Taruna harus menumbuhkembangkan sikap mental dan kejuangan yang tinggi dalam menghadapi tantangan tugas belajar dan kehidupan di AAL, mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan militer yang membutuhkan semangat, jiwa korsa dan kebanggaan yang tinggi, yang didukung dengan kondisi kesehatan dan psikis yang baik serta tingkat intelektual yang tinggi.

Tantangan tugas di masa datang, akan semakin berat dan kompleks serta penuh dengan dinamika seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan cepat.

“Hal ini mengandung konsekuensi personel pengawak TNI AL harus mampu merespon dan menyelesaikan semua tugas dengan mengedepankan profesionalisme, integritas tinggi, bekerja keras tanpa pamrih serta lebih mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi dan kelompok,” pungkas Danmen AAL. (TAN)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *