Tradisi cebur laut di Kolilnlamil dilakukan oleh Prajurit Kolinlamil usai menerima kenaikan pangkat.
MNOL, Jakarta – Setelah Jumat lalu (1/4) Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos. menerima laporan kenaikan pangkat 22 perwira Kolinlamil, kini giliran Komandan Detasemen Markas Komando Lintas Laut Militer (Dandenmako Kolinlamil) Letkol Laut (P) Dewa Gede Oka S. menerima laporan kenaikan pangkat 228 prajurit jajaran Kolinlamil baik yang berada di jajaran Mako, Satlinlamil Jakarta dan Satlinlamil Surabaya satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, yaitu Bintara dan Tamtama. Untuk prajurit jajaran Satlinlamil Surabaya berjumlah 32 orang dan telah melaporkan kenaikan pangkatnya Jumat lalu (1/4) bersama dengan perwira Satlinlamil Surabaya yang naik pangkat.
Ke-228 prajurit yang naik pangkat tersebut, terdiri dari 9 orang naik pangkat dari Pembantu Letnan Dua (Pelda) menjadi Pembantu Letnan Satu (Peltu), 1 orang naik dari Sersan Kepala (Serka) menjadi Sersan Mayor (Serma), 50 orang naik dari Sersan Satu (Sertu) menjadi Sersan Kepala (Serka), 22 orang naik dari Sersan Dua (Serda) menjadi Sersan Satu (Sertu), 34 orang naik dari Kopral Satu (Koptu) menjadi Kopral Kepala (Kopka), 58 orang naik dari Kopral Dua (Kopda) menjadi Kopral Satu (Koptu), 46 orang naik dari Kelasi Kepala (KLK) menjadi Kopral Dua (Kopda), 4 orang naik dari Kelasi Satu (KLS) menjadi Kelasi Kepala (KLK) dan 4 orang naik dari Kelasi Dua (KLD) menjadi Kelasi Satu (KLS).
Dalam amanatnya di Lapangan Apel Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Dandenmako Kolinlamil mengatakan, dengan upacara pelaporan kenaikan pangkat ini, maka para Bintara dan Tamtama berhak untuk menyandang pangkat satu tingkat lebih tinggi. Dandenmako tak lupa mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat kepada 228 orang bintara dan tamtama Kolinlamil tersebut.
Secara umum kenaikan pangkat merupakan wujud kepercayaan yang diberikan oleh pemimpin TNI Angkatan Laut kepada para personel yang telah menunjukkan integritas pribadi dan prestasi di dalam mengemban tugas serta loyalitas dan dedikasi terhadap dinas. Hal ini sekaligus sebagai refleksi dan konsistensi prinsip pembinaan personel dengan reward and punishment.
“Pada era globalisasi dan transformasi teknologi saat ini, sangat mempengaruhi dalam pengembangan profesionalisme kita. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih serta begitu cepat perubahannya, menuntut kesiapan dan kemampuan kita dalam melaksanakan tugas secara optimal,” tambah Dandenmako.
Kepada para bintara dan tamtama, Dandenmako Kolinlamil juga mengharapkan agar mereka memacu diri dengan menambah ilmu pengetahuan baik di dalam maupun di luar lingkup keangkatan lautan. Tuntutan tersebut sangat wajar, karena menurutnya seorang prajurut harus mampu menyerap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini dan mengimplementasikan di dalam penugasan sehari-hari.
“Karena kenaikan pangkat merupakan anugerah dan juga amanah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus dipertanggung jawabkan dalam kedinasan. Di samping itu pangkat adalah prestasi dan kebanggaan bagi pribadi maupun keluarga,” ungkap Dandenmako.
Seperti juga para perwiranya yang naik pangkat menceburkan diri ke laut, para prajurit bintara dan tamtama pun mengikuti tradisi TNI AL dengan melompat kelaut dermaga Kolinlamil. (TAN)
Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) meluruskan kabar adanya antrean kapal hingga 6…
Jakarta (Maritimnews) - Kegiatan rutin donor darah sebagai bentuk komitmen sosial perusahaan atau TJSL (Tanggung…
Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Palembang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,…
Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sejak dini, khususnya bagi para…
Jakarta (Maritimnews) - Meningkatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Port of Tanjung Priok berdampak positif,…
Pontianak (Maritimnews) - Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC…