Perkuat Poros Maritim Dunia, Bakamla RI Terima Kunker Presidium GMNI

Foto Bersama – Jajaran Bakamla RI dengan Presidium GMNI

MNOL, Jakarta – Dalam membahas perjalanan visi pemerintah poros maritim dunia, terutama dalam aspek keamanan lautnya, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di kantornya, Jakarta, beberapa hari lalu. Pada pertemuan itu, Bakamla RI diwakili oleh Sestama Eko Susilo Hadi, SE.,M.H,  didampingi Laksma Maritim Wuspo Lukito .SE sebagai Deputi Bidang Operasi & Latihan.

Pertemuan itu antara lain membahas mengenai peranan masyarakat khususnya pemuda dalam membangun keamanan di laut, sebagaimana menjadi pilar kelima pembangunan maritim Indonesia yang dicanangkan oleh pemerintah.

Sementara itu, Presidium GMNI diwakili oleh ketuanya, Chrisman Damanik, yang didampingi oleh Pius A Bria selaku sekertaris Jenderal, Sitori Mendrofa selaku Komite Maritim, Fariz Rifqi Ihsan selaku Komite Politik dan Keamanan, Widia Fattah Almis selaku Komite Pendidikan dan Kebudayaan,dan Dwi Agus Setiawan selaku Badan Penelitian dan Pengembangan Nasional. Keseluruhannya membawa komitmen dalam membangun kemaritiman Indonesia sesuai platform GMNI, yakni Pancasila dan kerakyatan.

Dalam pertemuan  tersebut, kedua pihak membahas tentang pola keamanan laut Indonesia menuju poros maritim dunia. Selain itu ,keduanya juga membahas tentang bagaimana strategi dan tantangan dalam mengamankan kelautan Indonesia saat ini dan yang akan datang.

Ketua Presidium GMNI Chrisman Damanik menyatakan keamanan di bidang maritim merupakan hal yang sangat penting karena keutuhan laut Indonesia sebagai pemersatu bangsa. Di mana hal itu sesuai dengan amanat Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957.

Sehingga menurutnya dengan adanya pertemuan ini, ke depan dapat terjalin sebuah sinergisitas antara Bakamla RI dan GMNI dalam memperkuat poros maritim di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Presidium GMNI juga menawarkan pentingnya peran serta rakyat dalam proses keamanan laut Indonesia. Terlebih tentang kebijakan-kebijakan maritim yang akan dibuat oleh pemerintah harus bersendikan pada kepentingan rakyat, buka kepentingan segelintir orang apalagi kepentingan asing.

“Keberadaan laut Indonesia merupakan hal yang sangat strategis di dunia internasional maka diperlukan kekuatan rakyat dalam menangani ancaman-ancaman terhadap laut kita,” ungkap Komite Politik dan Keamanan Presidium GMNI, Fariz  Rifqi Ihsan, dalam diskusi tersebut.

Selanjutnya, hal itu ditanggapi oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Bakamla RI Waryoto, SE yang menyampaikan bahwa program Presidium GMNI yang sesuai dengan tugas dan fungsi Bakamla RI dapat ditindak lanjuti dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU). Selain itu, pihaknya sangat berterima kasih atas kunjungan ini, yang membuktikan ternyata para pemuda Indonesia memiliki semangat maritim yang tinggi dalam membangun poros maritim dunia. (TAN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

SPTP Pastikan Tak Ada Antrean Kapal Hingga 6 Hari di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) meluruskan kabar adanya antrean kapal hingga 6…

6 hours ago

Bulan K3 Tahun 2026, TPK Koja Gelar Donor Darah

Jakarta (Maritimnews) - Kegiatan rutin donor darah sebagai bentuk komitmen sosial perusahaan atau TJSL (Tanggung…

15 hours ago

Throughput IPC TPK Palembang 2025, Ditengah Fluktuasi Perdagangan Sumsel

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Palembang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,…

3 days ago

Pelindo Berbagi Kiat Kelola Uang Masa Depan Pekerja

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sejak dini, khususnya bagi para…

4 days ago

IPC TPK Gelar Emergency Rescue & First Aid Training TKBM Priok

Jakarta (Maritimnews) - Meningkatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Port of Tanjung Priok berdampak positif,…

5 days ago

Throughput IPC TPK Pontianak Tumbuh 7,47%, Komoditas Kelapa Tertinggi

Pontianak (Maritimnews) - Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC…

7 days ago