
MNOL, Jakarta – Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melaksanakan Latihan Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Penyelam Khusus Tingkat II dengan sandi Gurita II Tahun 2016 sejak tanggal 23 Mei sampai dengan 2 Juni 2016 di Pondok Dayung dan Pulau Damar Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.
Menurut Kadislambairarmabar Kolonel Laut (T) Ferdy Hendarto S., S.T., Latihan Glagaspur Penyelam Khusus tersebut bertujuan untuk melatih kemampuan personel penyelam Dislambair dalam penguasaan materi umum, materi penyelamatan dan materi kerja bawah air tingkat tim atau kelompok.
Sasaran latihan ini adalah agar personel Penyelam Khusus Dislambairarmabar mampu dan terampil secara teori maupun praktek mengenai peralatan selam dalam Surface Suplied Breathing Apparatus (SSBA) dan peralatan pokok kerja penyelam (Air Lifting Bag).
Selain itu para peserta juga dibekali pengetahuan peralatan pendukung kerja penyelam (Fish Finder) guna mendukung operasi penyelamatan bawah air yang sebenarnya.
Adapun materi Latihan Glagaspur Penyelam Khusus meliputi materi umum antara lain P3K penyelaman, navigasi penyelaman, investigasi senjata bawah air, foto intelijen, menembak reaksi dan beladiri praktis. Sedangkan materi penyelamatan antara lain SAR bawah air, Sea and Jungle Survival, penyelaman dalam, renang berantai, dayung perahu karet dan komunikasi bawah air.
Sementara untuk materi kerja bawah air antara lain, introduksi kapal selam, permesinan Salvage, pengelasan bawah air, under water oxy electric Cutting, demolisi atas air, pengangkatan dan pengapungan serta kamera and video observation.
Latihan ini melibatkan 70 personel yang terdiri dari 32 pelaku latihan serta tim pendukung lainnya antara lain, Tim SAR, Tim Penilai dari Komando Latihan (Kolat) Koarmabar dan Tim Medis. (Tan)






