
MNOL – Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal 20 Juli 2016 pukul 19.00 dan akan berakhir pada 22 Juli 2016 pukul 19.00.
Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4.0 m..
Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup Selat Malaka, Perairan Timur Simeuleu hingga Meulaboh, Perairan Timur Mentawai bagian Selatan, Perairan Bengkulu Utara, Laut Sawu, Perairan Selatan Flores, Perairan Rote – Kupang, Laut Timor, Laut Sumbawa, Selat Makassar bagian Utara, Laut Banda bagian Barat hingga Timur Sulawesi Tenggara, Perairan Wakatobi, Laut Arafuru, Perairan Timur Tanimbar, Perairan Selatan dan Timur Aru, Perairan Yos Sudarso hingga Merauke, serta Perairan Sermata hingga Babar.
Sedangkan untuk kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup Perairan Barat Aceh, Perairan Barat Simeuleu, Perairan Barat Nias, Perairan Barat Mentawai, Perairan Bengkulu hingga Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa, Perairan Selatan Bali hingga NTB, Selat Bali bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, Selat Sumba, Perairan Selatan Sumba, serta Samudera Hindia Barat Sumatera hingga Selatan Pulau Sumba. (APS)






