Lambang PERHIMATEKMI

MN, Jakarta – Perhimpunan Mahasiswa Teknologi Maritim Se–Indonesia (PERHIMATEKMI) adalah perkumpulan lembaga kemahasiswaan (himpunan mahasiswa) yang berbasis keteknologian di bidang maritim di Indonesia. PERHIMATEKMI didirikan pada awalnya sebagai bentuk keresahan mahasiswa terhadap perkembangan maritim di Indonesia, di mana kita sadari betul pada saat itu belum adanya organisasi setingkat mahasiswa yang mewadahi serta concern terhadap kemaritiman, khsusunya di bidang pengembangan teknologi maritim.

PERHIMATEKMI dideklarasikan dan berdiri di Universitas Hasanuddin Makassar pada tanggal 13 Maret 2009 saat Musyawarah Nasional pertama (MUNAS I) PERHIMATEKMI, yang saat itu diprakarsai oleh 5 institusi perguruan tinggi yakni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, Universitas Pattimura (UNPATTI) Ambon dan Universitas Darma Persada (UNSADA) Jakarta. Dan saat ini, PERHIMATEKMI mulai berkembang dengan adanya anggota baru diantaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), Universitas Hang Tuah (UHT), dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS).

Setelah Musyawarah Nasional ke–IV, pada tanggal 14 April 2017 yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro Semarang, yang membahas pemilihan ketua umum baru, serta pengesahan anggota baru PERHIMATEKMI, juga mengangkat visi: “Semangat Gotong Royong PERHIMATEKMI 2017 dalam memajukan kemaritiman Indonesia”.

Harapanya, PERHIMATEKMI dapat menjadi sebuah organisasi mahasiswa yang memotori serta mampu menjadi “leading”  bagi organisasi mahasiswa lainnya, yang kaitannya dengan perkembangan dan kemajuan teknologi kemaritiman di Indonesia.

Dalam waktu dekat ini, bertepatan dengan Hari Maritim Nasional 23 September 2017, PERHIMATEKMI akan mengadakan Rapat Kerja Nasional/Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS). Rakernas itu akan diadakan di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. Dalam agenda rutinnya, selain membahas tentang program kerja untuk periode ke depan, juga ikut membahas tentang rencana strategis untuk kaitannya mengawal isu-isu kemaritiman di Indonesia.

Beberapa isu nasional yang penting untuk sama-sama dibahas antara lain adalah urgensitas penerapan regulasi internasional di Indonesia dalam menjalankan gagasan Green Shipping, perkembangan pembangunan Tol Laut, perkembangan pembangunan pelabuhan dan infrastruktur laut, kelangkaan garam,  dll.

Untuk tema MUKERNAS nanti, akan diangkat tema “3 Tahun Visi Maritim Indonesia”. Hal ini sangat erat kaitannya dengan konsep Nawacita Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo. Yang salah satunya adalah mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Dalam MUKERNAS yang akan diadakan di PPNS nanti, PERHIMATEKMI berupaya mengangkat isu tersebut agar kembali ditinjau dan sama sama dikaji,  serta perkembangan dan kendala perjalanan 3 tahun visi tersebut.

Peran mahasiswa sendiri bagi  kemaritiman yaitu sebagai “ujung tombak” pergerakan, terkait dengan penelitian dan pengembangan IPTEK. Terutama dalam hal pengelolaan serta pemanfaatan sumber daya perikanan dan kelautan kita, maupun potensi-potensi kelautan Indonesia lainnya. Hal ini pun sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi.

Sehingga mahasiswa ke depannya diharapkan mampu memberikan suatu sumbangsih serta hal baru bagi kesejahteraan bangsa Indonesia terutama dalam hal kemaritiman.

Dalam agenda Mukernas ini, PERHIMATEKMI rencananya akan mengundang Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti selaku, dan beberapa organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang kemaritiman serta organisasi mahasiswa se-tingkat nasional lainnya.

Dengan adanya agenda ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa-jiwa gotong royong bagi anggota, maupun organisasi kepemudaan lainnya dalam hal mengembangkan serta mewujudkan bersama semangat dan nilai-nilai kemaritiman Indonesia.

 

(Adit/MN)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *