Kabaranahan Kemhan Sambangi KRI Nagapasa-403

Kabaranahan Kemhan Laksda TNI Agus Setiadji sedang meninjau KRI Nagapasa-403.

MN, Surabaya – Komandan Satsel Koarmatim Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa mewakili Pangarmatim Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, SH, MAP menyambut kedatangan Kabaranahan Kemhan Laksda TNI Agus Setiadji bertempat di Gedung Bramasta Satsel Koarmatim, Rabu, (08/11).

Dalam kunjungan tersebut, Kabaranahan Kemhan meyampaikan apabila ada temuan kerusakan pada KRI Nagapasa-403 segera dilaporkan kepada Kemhan untuk ditindak lanjuti. Karena rencananya, Presiden RI Joko Widodo akan melaksanakan pertemuan dengan Presiden Korea Selatan dalam rangka membahas kerja sama militer di Jakarta.

KRI Nagapasa–403 merupakan kapal pertama dalam jenis Kapal selam kelas Cakra. Kapal ini merupakan kapal pertama dari ketiga kapal yang dipesan TNI Angkatan Laut.

Kapal selam buatan galangan kapal Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME), Okpo, Geoje, Gyeongsang Selatan, Korea Selatan.

Selain menjadi kapal selam Type 209/1400 pertama untuk Angkatan Laut Indonesia, Nagapasa juga merupakan kapal selam yang diekspor pertama oleh Korea Selatan.

Dibangun di bawah kontrak senilai US$ 1,1 miliar yang ditandatangani antara DSME dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia pada tahun 2011. Dua kapal selam pertama dibangun di Korea Selatan sementara kapal terakhir akan dibangun oleh perusahaan pembuat kapal PT. PAL di Indonesia, di bawah program alih teknologi.

Harapan Dansatsel Koarmatim agar ke depan dalam menambah kekuatan kapal selam, pemerintah mempertimbangkan negara-negara yang akan menjalin kerja sama dengan TNI Angkatan Laut.

Sebelum melaksanakan peninjauan Kolonel Iwa Kartiwa memberikan cinderamata kepada Mayjen TNI Agus Setiadji.

Selanjutnya, dalam peninjauan di KRI Nagapasa-403 dari haluan sampai ke ruang mesin kapal selam tersebut, Komandan KRI Nagapasa-403 Letkol Laut (P) Harry Setyawan menjelaskan fungsi peralatan yang ada di kapal dan menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi selama membawa kapal dari Korsel ke Indonesia.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

SPTP Pastikan Tak Ada Antrean Kapal Hingga 6 Hari di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) meluruskan kabar adanya antrean kapal hingga 6…

1 day ago

Bulan K3 Tahun 2026, TPK Koja Gelar Donor Darah

Jakarta (Maritimnews) - Kegiatan rutin donor darah sebagai bentuk komitmen sosial perusahaan atau TJSL (Tanggung…

1 day ago

Throughput IPC TPK Palembang 2025, Ditengah Fluktuasi Perdagangan Sumsel

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Palembang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,…

3 days ago

Pelindo Berbagi Kiat Kelola Uang Masa Depan Pekerja

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sejak dini, khususnya bagi para…

5 days ago

IPC TPK Gelar Emergency Rescue & First Aid Training TKBM Priok

Jakarta (Maritimnews) - Meningkatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Port of Tanjung Priok berdampak positif,…

5 days ago

Throughput IPC TPK Pontianak Tumbuh 7,47%, Komoditas Kelapa Tertinggi

Pontianak (Maritimnews) - Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC…

1 week ago