Kran Ekspor Dibuka, Nilai Jual Capai 1 Miliar

Ikan Napoleon produksi Kepulauan Natuna yang diekspor ke Hongkong.

MN, Tanjung Pinang – Keputusan pemerintah yang akhirnya membuka kran ekspor ikan Napoleon melalui jalur laut berimbas positif bagi pembudidaya ikan Napoleo di Kepulauan Natuna. Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak seribu ekor Ikan Napoleon berhasil dikirimkan ke Hongkong melalui jalur laut untuk pertama kalinya pada Sabut (3/2).

Nato,salah satu  pembudidaya yang melakukan ekspor perdana mengaku merasa senang dengan diizinkannya ekspor langsung ikan napoleon lewat jalur laut.

Ia berharap dengan potensi ekonomi Napoleon yang ada di Natuna, turut mendongkrak perekonomian masyarakat di salah satu wilayah terluar negeri ini tersebut.

Ia pun menggambarkan dari sekitar seribu ekor Ikan Napoleon yang diekspor, nilai jualnya mampu mencapai lebih dari Rp.1 miliar. Nilai ini belum mencapai target kuota lima ribu ekor yang diperoleh CV Eka Bina Pratama.

Bupati Natuna Hamid Rizal mengatakan, masyarakat Natuna, khususnya para pembudidaya ikan dan pengepul ikan, sudah lama menantikan kesempatan ini, agar bisa mengekspor ikan Napoleon dan Kerapu ke Hongkong.

Hamid juga mengapresiasi sabarnya pembudidaya ikan di Natuna selama menunggu izin ekspornya keluar dari kementerian terkait, serta mau mematuhi hukum.

“Terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah kembali mengeluarkan izin untuk ekspor ikan sampai Maret 2018,” ujar Hamid Rizal.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Subijakto menegaskan dengan dibukanya kran ekspor ini harus ada keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan konservasi sumber daya ikan.

“Dibukanya ekspor napoleon lewat jalur laut dari sisi ekonomi tentunya akan mampu tingkatkan devisa, namun disisi lain kita tidak bisa secara sporadis melakukannya. Harus seimbang antara kepentingan ekonomi dan konservasi sumberdaya ikan. Oleh karenanya, ekspor boleh dilakukan selama dalam koridor peraturan yang berlaku,” tegasnya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Mengintip Dapur Pelabuhan! Peserta MAGENTA Tur Eksklusif di IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyambut kunjungan 46 peserta program Magang Generasi…

2 hours ago

Pelindo Pangkas Entitas, Model Pengelolaan jadi Active Management

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memutuskan…

6 hours ago

TPS dan PSL Hadirkan Dua Unit Container Scanner

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) dan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)…

1 day ago

Sambut Pelindo Day, Makassar Gelar Turnamen Padel

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Pelindo Day, yang diperingati setiap 1 Oktober, PT Pelindo…

2 days ago

Survey IDM: 89,3% Pengguna Puas, Layanan Pelindo Dinilai Cepat, Andal, dan Berorientasi Pelanggan

Selamat Hari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) tanggal 1 Oktober 2026 untuk usia kelima tahun. Terus…

2 days ago

TPS Tingkatkan Kepedulian terhadap Pengemudi Truk

Surabaya (Maritimnews) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh…

2 days ago