Tuju Poros Maritim Dunia, Menko Maritim Kenalkan Buku Putih Kemaritiman
Demi merealisasikan visi besar Indonesia sebagai poros maritim dunia, untuk pertama kalinya negeri ini memiliki buku putih mengenai kebijakan kelautan Indonesia. Salah satu hal yang diatur dalam buku putih yang telah dibakukan dalam Peraturan Presiden Nomor 16/2017 tersebut ialah mengenai diplomasi maritim.
Di Hadapan Prajurit Kopassus, Menko Luhut Tegaskan Kedaulatan Maritim Indonesia Harga Mati
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa pemerintah telah mempersiapkan berbagai hal di wilayah Kepualauan Natuna demi menunjukkan kedaulatan bangsa. Diantaranya dengan menyiapkan fishing zone bagi para nelayan dan juga wilayah kerja minyak dan gas bumi.
Rawan Dimasuki Kapal Ikan Asing, KKP Harus Sinergi Dengan TNI AL Awasi Laut Natuna dan Anambas
Kementerian Kelautan dan Perikanan harus meningkatkan kerja sama dengan institusi pengawas laut lainnya untuk mengamankan dan mengawasi aktivitas pncurian ikan oleh kapal asing yang terjadi di Laut Natuna. Hal ini dikarenakan Laut Natuna yang merupakan bagian dari laut China Selatan serta merupakan Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 711 yang memiliki potensi ikan lestari cukup besar mencapai 1,2 juta ton.
Kran Ekspor Dibuka, Nilai Jual Capai 1 Miliar
Keputusan pemerintah yang akhirnya membuka kran ekspor ikan Napoleon melalui jalur laut berimbas positif bagi pembudidaya ikan Napoleo di Kepulauan Natuna. Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak seribu ekor Ikan Napoleon berhasil dikirimkan ke Hongkong melalui jalur laut untuk pertama kalinya pada Sabut (3/2).
Atasi Penumpukan Stok, Pemerintah Buka Kran Eskpor Ikan Napoleon
Sebanyak 1000 ekor Ikan Napoleon asal Kepulauan Natuna berhasil diekspor ke Hongkong pada Sabtu (3/2). Ekspor perdana ini dilakukan di Pulau Sedanau yang sekaligus menandai dibukanya kran ekspor Ikan Napoleon asal Natuna dan Anambas yang dilakukan lewat jalur laut.
Pengamat: Strategi Rizal Ramli Terbukti Brilian, Naikan Posisi Tawar Indonesia
Keputusan Pemerintah Indonesia yang mengganti nama perairan di sebelah utara Pulau Natuna, Kepulauan Riau, dari sebelumnya bernama Laut Cina/China/Tiongkok Selatan menjadi Laut Natuna Utara, terbukti berhasil menaikkan posisi tawar Indonesia di panggung regional dan global.
Bersama KDB Daaruttaqwa-09, KRI RE Martadinata-331 Laksanakan Latihan RAS, Boardex, dan VBSS
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI ) Raden Eddy Martadinata (REM)-331 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Agam Endrasmoro selama lintas laut dari Thailand menuju Ranai, melaksanakan serial latihan bersama Helang Laut 18B/17 yang berlangsung di Perairan Laut Natuna Utara, Kamis (22/11).
Perkuat Keakraban Angkatan Laut Serumpun, TNI AL dan TLDB Fun Games Bersama di Natuna
Bertempat di lapangan Sabang Mawang, Ranai, Pulau Natuna, prajurit KRI Raden Eddy Martadinata (REM)-331 dan KDB Daruttaqwa 09 memainkan beberapa olahraga dalam rangkaian Latihan Bersama (Latma) Helang Laut 18B/17 antara TNI Angkatan Laut dan Tentara Laut Diraja Brunei (TLDB), Jum’at (24/11).
Komandan KRI Raden Eddy Martadinata (REM)-331 Kolonel Laut (P) Agam Endrasmoro sebagai Commander Task Group (CTG) bersama unsur dari Tentara Laut Diraja Brunei (TLDB) yaitu KDB Daruttaqwa 09 Ltc Rasman bin Puteh sebagai Deputy Commander Task Group (DCTG) melaksanakan penutupan Latihan Bersama (Latma) Helang Laut 18B/17 selama empat hari, menggelar acara cocktail party di atas Geladak KRI REM, Ranai, Minggu, (26/11).
