Published On: Wed, Mar 20th, 2019

Biaya Pelabuhan Kompetitif dengan Growth Strategy IPC

Elvyn G Masassya

MN, Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia II/IPC akan bertransformasi dari Terminal Operator menjadi Trade Corridors (Transforming From Infrastructure Player into Ecosystem Player). Nantinya IPC punya peran sebagai Trade Facilitator dan Trade Accelerator.

Kedepan, IPC tidak hanya melayani bongkar muat tapi juga mendorong perdagangan melalui ekosistem.

Dirut IPC Elvyn G Masassya saat Media Gathering di Museum Maritim pelabuhan Tanjung Priok pada hari Senin tanggal 18 Maret 2019 mengatakan, bahwa IPC berada pada fase Sustainable Superior Performance (Performance Berkelanjutan) dengan tiga fokus antara lain Growth Strategy, baik Organic maupun Non Organic.

Melalui Organic Growth Strategy, IPC akan terus mengembangkan kapasitas internal terkait produktivitas agar bisa lebih tinggi, layanan lebih cepat, ongkos/biaya kepelabuhan lebih kompetitif.

Tujuannya adalah agar pelayanan pelabuhan bisa lebih cepat, lebih mudah dan lebih murah guna mendukung Pemerintah menurunkan biaya logistik.

Sedangkan Non Organic Growth merupakan keinginan IPC mengambil alih pengelolaan pelabuhan unit pelaksana teknis (UPT) Kemenhub, sehingga IPC lebih bertumbuh dan pelabuhan-pelabuhan tersebut bakal optimal pengelolaannya.

Untuk fokus kedua di tahun 2019 adalah National Connectivity, dimana IPC akan terus membangun proyek-proyek strategis. Seperti pelabuhan petikemas, non peti kemas, curah cair, curah kering dan sebagainya yang dilengkapi Kawasan Ekonomi Khusus.

(Bayu/MN)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

alterntif text
alterntif text
alterntif text
Connect with us on social networks
Recommend on Google