Published On: Wed, Nov 20th, 2019

Masalah Pendangkalan Alur Pelayaran di Belawan Tak Kunjung Usai

Ilustrasi

MN, Medan – Kondisi alur pelayaran di pelabuhan Belawan dengan kedalaman -9,5 meter LWS hanya mampu melayani kapal generasi kedua menjadi masalah klasik yang tak kunjung usai, khususnya terkait upaya pengembangan pelabuhan kebanggaan masyarakat Sumatera Utara pada masa mendatang.

Alur pelayaran pelabuhan internasional Belawan memiliki panjang 13,5 kilometer dan lebar 100 meter. Sementara kedalaman alur mencapai -8,5 meter LWS hingga -9,5 meter LWS. Dimana pendangkalan alur pelayaran pelabuhan Belawan sering terjadi di Bouy 3, 4, 9, serta 11.

Bahkan alur pelayaran pelabuhan utama Belawan sudah empat tahun belakangan ini belum juga dikeruk, padahal sedimentasi berjalan terus. Data survey menunjukkan, laju pengendapan rata-rata mencapai 331.924 m3 perbulan atau 11.064 m3 perhari.

Apalagi kemudian mengacu tren kunjungan kapal ke pelabuhan utama di Indonesia yang mulai diminati kapal-kapal besar, begitu pula harapan pelaku usaha pelayaran di Belawan International Container Terminal (BICT), Terminal Petikemas Domestik Belawan (TPKDB), dan Multipurpose Belawan.

Dari bincang-bincang Maritimnews dengan tim BICT dan TPKDB dikeluhkan bahwa kondisi alur pelabuhan utama Belawan yang -9,5 meter LWS, sejak lama menjadi kendala. Pasalnya, pendangkalan dan lebar alur menyebabkan tingkat okupansi kapal tidak optimal.

Beberapa tahun lalu PT Pelindo I sendiri pernah memiliki program guna mendukung aspek keselamatan pelayaran, yakni merelokasi alur pelayaran sebagai bagian dari pengembangan pelabuhan Belawan. Namun sampai saat ini rencana relokasi tersebut tak juga kunjung terealisasi.

(Bayu/MN)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

alterntif text
alterntif text
alterntif text
Connect with us on social networks
Recommend on Google