Published On: Tue, Oct 4th, 2022

Ketua Dewan Pakar PKP: Pemerintah Perlu Maksimalkan Pelabuhan Patimban

 

Ketua Dewan Pakar PKP. Dodi Sugianto. (Dok Pribadi).

Jakarta (Maritimnews) – Pelabuhan Patimban yang terletak di Subang, Jawa Barat perlu dimaksimalkan perannya sebagai pendongkrak ekonomi untuk masyarakat Subang khususnya dan Jawa Barat pada umumnya.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Dodi Sugianto saat dihubungi maritimnews.com, Selasa (4/10).

“Baik Pemerintah Pusat maupun daerah (provinsi dan kabupaten) harus berkolaborasi untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki Pelabuhan Patimban. Pelabuhan ini mampu mengangkat potensi 10 kawasan industri di utara Jawa,” ucap Dodi.

Sambung alumni Doktor Ilmu Hukum Unpad tersebut, Pelabuhan ini mampu menekan tingginya biaya logistik akibat traffic existing yang saat ini tertumpu pada Pelabuhan Tanjung Priok.

“60 presen ekspor di Tanjung Priok beraal dari Jawa Barat. Dengan keberadan Patimban saat ini, seharusnya angka itu bisa beralih ke Patimban,” tuturnya.

Pelabuhan Patimban berada di lokasi strategis di antara Jakarta-Bandung-Cirebon. Tiga kota tersebut merupakan pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa.

Masih kata Dodi, pelabuhan tersebut juga terkoneksi dengan jalan tol sehingga waktu tempuh dari Kawasan industri ke pelabuhan dapat dipersingkat.

“Sebab waktu tempuh kawasan industri di Jawa Barat ke Patimban itu hanya memakan waktu satu hingga dua jam. Dibandingkan ke Tanjung Priok yang bisa memakan waktu empat sampai lima jam,” bebernya.

Dodi mengatakan, potensi lain yang dimiliki Pelabuhan Patimban adalah dapat membuka lapangan kerja baru untuk wilayah Subang dan sekitarnya. Mengingat selain akan bertumbuhnya indsutri di sekitar pelabuhan, pihak perusahaan juga telah merencankan adanya Corporate Social Responbility (CSR).

“Hal itu tentu akan mendorong tumbuhnya UMKM bahkan UMKM yang mampu menjangkau pasar ekspor,” tambahnya.

Oleh karena itu, Dodi menyarankan agar Tanjung Priok dan Patimba bisa bersinergi, begitu pula dengan promosinya. Dengan begitu, alumni pelayaran ini pun berpesan kepada pemerintah agar dari sisi pemasaran Pelabuhan Patimban ini tidak menganggu Pelabuhan Tanjung Priok.

“Dari segi pemasaran, Patimban ke depan jangan sampai mengganggu ekosistem yang ada di Tanjung Priok, tetapi keduanya saling melengkapi. Intinya bagaimana caranya Patimban berdampak positif untuk kemajuan masyarakat Subang dan Jawa Barat,” tegas dia.

Sebagai orang asli Jawa Barat, Dodi mengharapkan bahwa masyarakat Jawa Barat dapat meningkat kesejahteraannya. Hal itu yang juga diperjuangkannya lewat PKP yang kini dipimpin oleh Mayjen TNI Mar (Purn) Yussuf Solichien.

Partai yang didirikan oleh duet Jenderal (Purn) Try Sutrisno dan mendiang Jenderal Edy Sudrajat itu kini tengah berjuang untuk lolos verifikasi administrasi dan faktual di KPU sebagai peserta Pemilu 2024.

Dodi menegaskan bahwa partai ini menjadi satu-satunya partai yang memiliki orientasi maritim untuk kemajuan masyarakat. Hal itu yang terus dikaji oleh Dewan Pakar PKP agar cita-cita tersebut dapat diwujudkan.

“Itu sudah disampaikan oleh Ketum kita (Pak Yussuf Solichien) saat pelantikan pengurus dan HUT PKP ke-15, bahwa PKP berkomitmen untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim,” jelasnya.

“PKP akan berjuang memaksimalkan potensi maritim bangsa untuk kesejahteraan rakyat, termasuk di Jawa Barat ini kita mendorong Pelabuhan Patimban bisa berperan mewujudkan kemakmuran buat rakyat Jawa Barat,” pungkas Dodi. (*)

 

 

 

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

alterntif text
Connect with us on social networks
Recommend on Google
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com