Kepala OP Utama Tanjung Priok, Wisnu Handoko

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka liburan hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), kegiatan penyelenggaraan Angkutan Laut Nataru Tahun 2022 – 2023 akan dilaksanakan mulai H-14 (tanggal 18 Desember 2022) hingga H+7 (tanggal 8 Januari 2023) dengan didukung 14 armada kapal penumpang. Termasuk pembentukan Posko Terpadu Nataru yang dipimpin oleh Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok di Terminal Penumpang Nusantara pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Kepala OP Utama Tanjung Priok, Dr Capt Wisnu Handoko MSc menjelaskan kepada Maritimnews di Jakarta, Selasa (13/12), selain penyelenggaraan Angkutan Laut Nataru, juga bakal dilaksanakan kegiatan pemantauan dan pengendalian lalu lintas dan angkutan laut melalui Tim Posko Terpadu Nataru 2022 – 2023 sesuai arahan Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub yang terdiri dari seluruh instansi kepelabuhanan di Tanjung Priok.

Wisnu Handoko menegaskan, bahwa kesiapan dan optimalisasi armada, uji kelaikan moda transportasi, prosedur persyaratan penumpang, penerapan protokol kesehatan (antisipasi risiko penyebaran COVID-19), informasi cuaca, jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal, pihak OP Utama Tanjung Priok telah membahas saat Rapat Persiapan Penyelenggaraan Angkutan laut Nataru 2022 – 2023 di Tangerang pada tanggal 9 Desember 2022 lalu.

Adapun rapat persiapan Angkutan Laut Nataru 2022 – 2023 tersebut membahas aspek keselamatan pelayaran serta untuk menunjang kelancaran arus penumpang, yang dihadiri KOLINLAMIL, LANTAMAL III, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Dishub DKI Jakarta, Disnav Kelas I Tanjung Priok, Pangkalan PLP Tanjung Priok, KKP Kelas I Tanjung Priok, SUDIN Jakarta Utara, BMKG Tanjung Priok, Kepolisian, Kantor SAR, PT Pelindo (Persero) Regional 2 Tanjung Priok, PT PELNI (Persero) Tanjung Priok, serta stakeholders lainnya.

“Kami sudah siap, Tim Posko Terpadu Angkutan Laut Nataru 2022-2023 di pelabuhan Tanjung Priok segera melaksanakan tugasnya dan menggelar giat Apel pada tanggal 18 Desember 2022 di Terminal Penumpang. Khusus antisipasi cuaca, kami akan meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran tentu berkoordinasi dengan BMKG setempat,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *