
Jakarta (Maritimnews) – Walaupun isu resesi dunia cukup gencar, kinerja PT IPC Terminal Petikemas/IPC TPK Tanjung Priok sepanjang tahun 2022 tetap menunjukkan performa pelayanan terbaiknya, dan throughput B/M container berhasil meningkat. Peningkatan tersebut didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM), e-Service (TOS Nusantara dan Single Billing), termasuk layanan Berthing on Arrival atau BOA.
Direktur Utama PT IPC TPK, David P Sirait dalam kata sambutan saat acara Survei Kepuasan Pelanggan Tahun 2022 area Tanjung Priok sepanjang bulan November dan Desember 2022 di Jakarta, Selasa (6/11) menyatakan, apresiasi bagi customers yang mempercayakan IPC TPK menghandle cargo petikemas di lima terminal, meskipun isu resesi gencar namun IPC TPK menunjukkan performa pelayanan dengan meningkatkan throughput diatas 6%.
Bahkan saat ini di Terminal Operasi 3 sudah dikenal dengan BOA yakni Berthing on Arrival, dimana suatu layanan IPC TPK Tanjung Priok ketika kapal tiba, tidak perlu menunggu lama lagi, bisa langsung masuk ke Terminal Petikemas dan mendapatkan pelayanan yang baik dan segera bisa berlayar tanpa menunggu.
Adapun kegiatan Survei Kepuasan Pelanggan Tahun 2022 di area Tanjung Priok sebagai cara korporasi mendengar aspirasi dan harapan untuk dapat menyempurnakan pelayanan di masa mendatang dan menjaga loyalitas pelanggan yang dhadiri 180 pengguna jasa, terdiri dari Cargo Owner, Shipping Company, Forwarding Company, Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) serta perwakilan dari PT Pelindo Regional 2.
“Terima kasih para customer atas kepercayaan kepada IPC TPK. Kami akan terus melakukan optimalisasi di berbagai bidang agar dapat memberikan pelayanan optimal dan terbaik yang pada akhirnya diharapkan shipping line dan cargo owner mendapatkan efisiensi biaya serta business opportunity lebih besar lagi,” tutup David.
(Bayu/MN)






