Surabaya (Maritimnews) – Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bakal punya 13 unit alat bongkar muat jenis quay container crane atau QCC (alat angkat peti kemas di dermaga) dan 26 unit alat bongkar muat jenis rubber tyred gantry crane atau RTG (alat angkat peti kemas di lapangan penumpukan) secara bertahap pada semester II tahun 2026.
Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra menyampaikan di Surabaya, Senin (09/02), secara bertahap pada Semester II tahun 2026, sejumlah terminal peti kemas yang dioperasikan oleh SPTP akan dilengkapi dengan alat bongkar muat dalam kondisi baru.
Menurutnya, alat-alat tersebut ditempatkan di sejumlah terminal utama seperti TPK Belawan di Sumatera Utara, TPS Surabaya di Jawa Timur dan TPK Semarang di Jawa Tengah, TPK Panjang di Lampung, TPK Perawang di Riau, TPK Banjarmasin di Kalimantan Selatan, TPK Nilam di Jawa Timur, TPK Kendari di Sulawesi Tenggara, serta TPK Kijing di Kalimantan Barat.
Selain mendatangkan alat baru, SPTP juga melakukan optimalisasi aset sejumlah alat baik QCC maupun RTG untuk mendukung kehandalan bongkar muat, seperti di TPK Berlian yang segera dilengkapi dengan dua unit QCC.
(Bayu Jagadsea/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Tujuan pembentukan Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia, didasari bahwa pelabuhan merupakan mesin utama…
Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) optimis adanya…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menegaskan komitmennya memperkuat budaya…
Singkawang (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menetapkan sebanyak…
MN, Jakarta , Memasuki hari kedua penyelenggaraannya, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi panggung…
MN, Jakarta — Deretan brand otomotif ternama di Indonesia dan dunia unjuk gigi pada hari…