Surabaya (Maritimnews) – Kolaborasi antar instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik efisien, transparan, dan memberikan kepastian bagi pelanggan. Untuk itu PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Bisnis Operasional kepada para anggota Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Timur.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari Bulan Pelanggan 2026 yang dihadiri Direktur Utama TPS Ali Sodikin serta diikuti oleh 85 anggota GINSI Jawa Timur, sekaligus wadah berbagi informasi guna memperkuat komunikasi antara terminal dengan pengguna jasa.

TPS menghadirkan narasumber dari internal, Bea Cukai Tanjung Perak dan Balai Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan Jawa Timur. Ketiga institusi ini mencerminkan sinergitas layanan kepelabuhanan, kepabeanan dan karantina yang menjadi bagian penting dalam kelancaran arus barang impor di pelabuhan.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi menjelaskan di Surabaya, Jumat (11/0), bahwa kegiatan sosialisasi merupakan bagian dari komitmen TPS untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan mempererat hubungan dengan pelanggan sekaligus membangun kesamaan pemahaman terkait proses bisnis operasional di terminal.

Menurut Erika, kolaborasi yang kuat antarinstansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik yang efisien, transparan, dan memberikan kepastian bagi pelanggan.

“Kehadiran Bea Cukai Tanjung Perak dan Balai Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan Jawa Timur dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun sinergitas layanan. Kami berharap komunikasi yang terjalin melalui forum ini dapat memperkuat koordinasi dengan para importir serta mendukung kelancaran arus barang dan rantai pasok nasional,” pungkasnya.

(Bayu Jagadsea/MN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *