KM Sinabung milik PT Pelni (Foto: agungjasacargosurabaya.com)

MNOL, Jakarta – Dalam rangka mendukung pendistribusian logistik nasional dalam konsep tol laut, PT Pelni terus berupaya menambah armadanya. Kendati saat ini menurut catatan pengamat maritim nasional, Siswanto Rusdi dunia pelayaran nasional lagi ‘sepi’ muatan alias seret dalam ranah bisnisnya, namun tidak untuk PT Pelni.

Perusahaan pelayaran kebanggaan dalam negeri ini sekarang memiliki 4 kapal barang, 1 kapal general cargo, dan 3 kapal kontainer yang semuanya terus beroperasi mendistribusikan logistik nasional hingga ke berbagai daerah di Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Angkutan Barang PT Pelni Hary Boediarto saat dikonfirmasi maritimnews beberapa waktu lalu. Bahkan ia menuturkan tahun ini PT Pelni akan membeli 5 kapal kontainer lagi karena tingginya permintaan.

“Kami akan beli 5 kapal kontainer lagi yang dibeli melalui tender. Itu untuk menambah daya dukung armada kami dalam mendistribusikan logistik nasional,” kata Hary.

Rencananya, kapal kontainer yang akan dibeli PT Pelni berasal dari luar negeri. Hal itu mengingat spesifikasi kapal dalam negeri belum memenuhi kriteria yang diinginkan oleh PT Pelni. Namun Hary tidak menyebut dari negara mana kapal itu didatangkan.

“Kapal yang akan kami beli itu semuanya dari luar karena kala dalam negeri belum masuk kriterianya dengan persyaratan yang dibutuhkan Pelni,” tambahnya.

Dilihat dari kebutuhan itu, bisa jadi kapal yang dipesan berukuran besar minimum di atas 1.500 Teus. Penugasan pemerintah kepada PT. Pelni untuk menyelenggarakan angkutan laut bersubsidi dengan kapal tol laut dalam mendukung kelancaran distribusi barang sebenarnya sudah dilakukan awal tahun lalu.

Tujuannya tidak lain untuk mengurangi disparitas harga antar wilayah dan diharapkan dapat menurunkan harga barang hingga 20-30 %. Melihat kesempatan ini, PT Pelni bersama kementerian terkait terus melakukan sosialisasi langsung kepada pemasok barang pokok dan barang penting yang dibutuhkan masyarakat di rute pelayanan kapal tol laut.

“Upaya ini sangat membantu sekali dalam mendistribusikan barang dan logistik,” pungkas Hary.

Ke depan, angkutan barang lebih menjadi prioritas  PT Pelni daripada penumpang. Selain karena mudahnya akses pesawat saat ini,  upaya tersebut untuk mendukung visi tol laut yang dicanangkan oleh pemerintah.

 

(Adit/MN)

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *