Kunjungan Direktur Utama IPC Elvyn G Masassya di pelabuhan Sintete, Kalbar

MN, Sintete – Sebagai wujud komitmen PT Pelabuhan Indonesia II/IPC membangun negeri dari pinggiran, seiring jalinan kerjasama pengelolaan Pelabuhan Sintete di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat dengan Kementerian Perhubungan, maka IPC akan membangun fasilitas jembatan timbang.

Fasilitas jembatan timbang sebagai upaya IPC meningkatkan produktifitas pelabuhan Sintete, selain itu untuk memenuhi unsur keselamatan pelayaran dimana barang yang akan dimuat ke atas kapal secara akurat diketahui beratnya sehingga resiko kapal kelebihan muatan dapat dihindari.

IPC menjajaki peluang usaha dan optimalisasi lahan di wilayah operasional Kalimantan Barat. Hal ini dipersiapkan dengan kunjungan Direktur Utama IPC, Elvyn G Masassya ke pelabuhan kawasan Singkawang, Sintete, dan Sambas, serta lokasi Proyek Strategis Nasional, pelabuhan Kijing, Mempawah.

“Pelabuhan Sintete direncanakan juga dilengkapi dengan Pompa CPO, fasilitas pelengkap mengantisipasi berkembangnya sektor perkebunan Kelapa Sawit di Kalimantan Barat. Kedua fasilitas jembatan timbang dan pompa harus terealisasi akhir tahun 2017,” jelas Elvyn kepada wartawan di pelabuhan Sintete, Jumat (18/8).

Sebagai titik temu antar transportasi darat dan laut, tambah Elvyn, bahwa revitalisasi serta optimalisasi lahan Pelabuhan berperan penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian khususnya daerah hinterland.

“Pelabuhan Sintete harus memicu tumbuhnya berbagai jenis usaha dan mengundang investor berinvestasi, dengan meningkatkan produktifitas artinya roda perekonomian daerah sekitar dipastikan tumbuh,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *